Pasukan Ansarullah Rebut Sebuah Pangkalan Militer di Ma’rib

0
188

Aden, LiputanIslam.com –   Sumber-sumber pemberitaan dari pihak presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi di media sosial menyatakan bahwa pangkalan militer Al-Khashinah di selatan kota kota Ma’rib telah jatuh ke tangan pasukan Ansarullah (Houthi).

Al-Khabar al-Yamani, Ahad (10/10), melaporkan bahwa, Faris Al-Humairi, jurnalis dan aktivis Yaman, di halaman Twitternya telah mengutip pernyataan sumber-sumber lokal bahwa pangkalan strategis di daerah Al-Joubah, Provinsi Ma’rib, itu telah jatuh ke tangan Ansarullah, dan bahwa jet tempur Saudi telah melancarkan beberapa kali serangan ke pangkalan ini.

Bersamaan dengan ini, terjadi perpecahan di tengah aliansi Saudi di Ma’rib di mana mereka saling tuding berkhianat.  Tentang ini, situs News Yemen milik Tareq Saleh, kemenakan mantan presiden mendiang Abdullah Saleh, mengutip pernyataan sumber-sumber intelijen pemerintahan Hadi bahwa sebagian pasukan Partai Reformasi (Al-Islah) diam-diam membelot ke Ansarullah sehingga di medan-medan pertempuran malah melepaskan tembakan ke arah milisi yang bersekutu dengan Saudi sendiri.  Karena itu, beberapa komandan dari pasukan partai tersebut ditangkap dan dimintai keterangan.

Seorang narasumber yang dekat dengan Shaghir bin Aziz, kepala staf umum pasukan Hadi, dalam wawancara dengan situs berita tersebut melemparkan kesalahan kepada Partai Reformasi dan mengatakan bahwa pusat komando operasi Ma’rib ada di tangan orang-orang “ikhwan” (Partai Reformasi) sehingga pusat itu harus dibersihkan dari mereka.

Di pihak lain, sumber-sumber yang pro Partai Reformasi menyebut pemerintahan Hadi tak becus di bidang logistik dan pengiriman perlengkapan sehingga daerah demi daerah jatuh ke tangan Ansarullah.

Sementara itu, sebuah bom mobil meledak dan menimbulkan guncangan hebat di kota Aden, Yaman selatan, Ahad.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa bom itu ditujukan kepada konvoi mobil para pejabat setempat dan mengincar Ahmad Lamlas, gubernur yang berafiliasi dengan pemerintahan Hadi, dan Menteri Pertanian Salim Al-Saqtari, namun keduanya selamat.

AFP melaporkan bahwa lima orang tewas dan 11 lainnya luka-luka akibat ledakan tersebut. Perdana Menteri Mouin Abdul Malik Said segera menginstruksikan penyelidikan. (mm/fna)

Baca juga:

[Video:] Pasukan Yaman Tembak Jatuh Drone Pengintai Buatan AS di Jizan

Ansarullah Rebut Pangkalan Militer Penting di Ma’rib, Sejumlah Komandan Sekutu Saudi Kabur

DISKUSI: