Parlemen Iran Setujui Status “Sangat Mendesak” Untuk RUU Anti-Israel

0
162

Teheran, LiputanIslam.com –  Parlemen Iran Majelis Syura Islam menyepakati pemberian status “sangat mendesak” pada sebuah rancangan undang-undang (RUU) anti Rezim Zionis Israel, Selasa (12/5/2020).

Dilaporkan bahwa para anggota parlemen Iran dengan suara bulat telah menyetujui status untuk RUU tersebut, yang terdiri dari 14 artikel untuk menghadapi “langkah-langkah Zionis”.

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Majelis Syura Islam, Mojtaba Zonnour, mengatakan, “Pemberian status ‘sangat mendesak’ untuk rancangan undang-undang ini adalah sangat penting karena mengharuskan majelis ini pada awal pekan depan membahas artikelnya dan memberikan suara secepatnya demi meniadakan kesempatan bagi Rezim Zionis memanfaatkan situasi regional dan global dewasa ini untuk membahayakan kepentingan nasional kita.”

Baca: Serdadu Zionis Tewas Ditimpuk Batu, Netanyahu dan Bennett Naik Darah

RUU itu mencakup penegasan bahwa Palestina merupakan milik warga pribuminya, baik Muslim, Kristen maupun Yahudi.

RUU itu juga mengacu pada keputusan Majelis Syura Islam sebelumnya, yang mewajibkan pemerintah memperlakukan kota suci Quds (Yerussalem) sebagai ibu kota abadi Palestina, dan mengharuskan Kementerian Luar Negeri dalam jangka waktu enam bulan pemungutan suara untuk RUU itu melakukan persiapan yang diperlukan untuk membuka “konsulat atau kedutaan besar virtual” Iran di Quds sebagai ibu kota Palestina.

Baca: Nasib Tahanan Anak Palestina di Penjara Israel Dalam Situasi Covid-19

Rancangan resolusi tersebut menegaskan bahwa segala bentuk kerjasama informasi atau spionase untuk kepentingan Israel akan dianggap sebagai kerusakan di muka bumi dan pernyataan perang sehingga  pelakunya akan dikenai hukuman yang terberat. (mm/irna/alalam)

DISKUSI: