Parah, Tentara AS Obrak-Obrik Sarana Militer dan Sipil di Bandara Kabul

0
226

Kabul, LiputanIslam.com –  Kelompok militan Taliban menuding AS sengaja telah menghancurkan berbagai sarana dan properti militer maupun sipil yang ada di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, saat tentara AS menjalani proses penarikan keluar dari Afghanistan.

Anggota senior Taliban Anas Haqqani yang meninjau bandara itu sehari setelah tentara AS selesai ditarik dari Afghanistan mengatakan bahwa AS sengaja telah memusnahkan sarana militer Afghanistan yang mencakup helikopter, kendaraan militer dan berbagai instalasi.

“Bertahun-tahun mereka (AS) menyebut kami sebagai vandalis, tapi sekarang Anda menjadi saksi siapa yang vandalis. Mereka telah menghancurkan aset-aset  nasional kami,” ungkapnya kepada publik Afghanistan.

Seperti diketahui, Sabtu tengah malam lalu pesawat yang mengangkut tentara AS telah melakukan penerbangan terakhirnya untuk meninggalkan Kabul setelah 20 tahun bercokol di Afghanistan.

Beberapa foto dan video yang beredar di medsos memperlihatkan kehancuran puluhan perlengkapan militer berupa mobil, helikopter dan lain-lain serta sarana dan prasarana Bandara Hamid Karzai.

Salah seorang anggota Taliban mengatakan, “Kami sedang berusaha menyiapkan pengoperasian bandara. Ini yang diinginkan oleh semua pemimpin Taliban.”

Selasa malam lalu pasukan Taliban memasuki bandara itu dan mendapatinya mengalami banyak sekali kerusakan. Mereka mengatakan kepada saluran berita Al-Jazeera bahwa militer AS telah sengaja melakukan aksi penghancuran sebelum terbang meninggalkan bandara.

Di pihak lain, Kepala Komando Pusat AS Jenderal Ken McKenzie mengatakan bahwa tentara AS telah memusnahkan secara total sistem pertahanan C-RAM (kontra roket, artileri dan mortir) karena sulit diangkut.

Saluran Al-Jazeera juga meliput langsung berbagai ruangan dan aula Bandara yang porak poranda dan diduga telah diobrak-abrik oleh pasukan AS. Saluran ini memperlihatkan kaca-kaca yang pecah, meja dan kursi yang terjungkir balik, dan sarana-sarana elektronik yang hancur dan berantakan.

Tercatat bahwa sebelum angkat kaki dari Bandara Hamid Karzai tentara AS telah menghancurkan 70 unit kendaraan pengangkut anti ranjau, 27 unit mobil lapis baja Humvee, dan 70 helikopter di bandara tersebut.

Meski demikian, McKenzie masih mencoba berkelit dengan mengatakan, “Kami tidak sepenuhnya melumpuhkan bandara ini.  Beberapa sarana kami biarkan utuh agar bandara ini dapat kembali beroperasi di masa mendatang, dan kamipun siap membantu dalam masalah ini.” (mm/tasnim)

Baca juga:

Taliban Tolak Syarat Ahmad Massoud, Pertempuran di Panjshir Masuki Hari Kedua

Wawancara dengan Media Iran, Jubir Taliban: Takfiri Bahaya Besar bagi Dunia Islam

DISKUSI: