Para Mahasiswa Iran Desak UNESCO Bantu Hentikan Sanksi AS terhadap Iran

0
475

Teheran, LiputanIslam.com –  Sekelompok mahasiswa Iran melayangkan surat kepada Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO), Senin (30/3/2020), berisi desakan agar lembaga dunia ini menempuh langkah tepat waktu untuk mencabut sanksi AS terhadap rakyat Iran yang sedang terdera pandemi corona (Covid-19) dengan segala dampaknya.

“Kita sekarang sedang menyaksikan penyebaran virus berbahaya  COVID-19 , dan Kolera dan TBC muncul kembali di pikiran negara yang terserang virus ini,” bunyi surat yang ditujukan kepada Dirjen UNESCO itu.

Para mahsiswa Iran menyebutkan bahwa virus misterius itu telah mengganggu persepsi dan menimbulkan inferioritas masyarakat dan pemerintah di berbagai negara, dan telah jatuh banyak korban manusia di seluruh dunia, termasuk Asia, Eropa dan bahkan Amerika Serikat.

Negar-negara itu telah mengerahkan segenap kemampuan mereka, namun virus ini telah menebar frustasi dan menghilangkan banyak nyawa, mengacaukan keuangan, pendidikan, budaya, sosial, dan ekonomi, serta menimbulkan gangguan psikologis.

Seperti negara-negara lain, lanjut surat itu, Iran mengalami insiden tragis ini, namun sanksi kejam AS ala Abad Pertengahan terhadap Iran yang menargetkan sistem kesehatan dan ekonomi sangat menyulitkan upaya pasien Covid-19 mendapat obat-obatan dan produk lain yang mereka butuhkan.

Para mahasiswa Iran meminta supaya masalah kemanusiaan tidak dikaitkan dengan kompetisi dan rivalitas politik.

Baca: Jumlah Pasien COVID-19 Membludak di AS, Iran Salahkan Trump

“Sanksi kejam AS terhadap Iran seharusnya tidak memicu bencana kemanusiaan akibat virus corona, yang akan terus menutup pusat-pusat pendidikan dan kebudayaan, dan kerusakan dan biayanya tidaklah kurang dari biaya ekonomi dan politik karena ini bukan saatnya untuk balas dendam politik,” pesan mereka.

Baca: Zarif: Sanksi AS Terhadap Iran di Tengah Pandemi Covid-19 Menjurus kepada Bencana Kemanusiaan

Sementara itu, berabagai kelompok akademisi, peneliti, dan pemimpin LSM AS telah menandatangani sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada para pemimpin negara P4 +1 (Inggris, Prancis, Jerman, Tiongkok, dan Rusia) serta anggota parlemen AS. Surat itu menyerukan kepada mereka agar mencabut sanksi yang menghalangi perang Iran melawan Covid-19. (mm/fna)

DISKUSI: