Panglima IRGC Tegaskan Iran Tak Butuh lagi Perjanjian Nuklir

0
163

Teheran, LiputanIslam.com –  Panglima pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam Iran Mayjen Hossein Salami menyatakan bahwa Iran sudah tak butuh lagi kepada perjanjian nuklir JCPOA.

Salami menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) kembali atau tidak kepada JCPOA, Washington sekarang menjadi aib di mata dunia, dan konspirasinya terhadap Iran berubah menjadi bumerang bagi AS sendiri.

“Apakah AS kembali ke meja JCPOA atau tidak, AS telah jatuh ke dalam aib di dunia, dan semua plot dan konspirasi mereka telah berbalik ke diri mereka sendiri,” tegasnya.

Dia juga menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai orang yang tertekan, kalah, dan tersungkur sehingga terlihat bagaimana “arsitek Tekanan Maksimum dan Maksimum Tekanan sendiri terkalahkan”.

Sembari mengapresiasi berbagai prestasi Iran, Jenderal Salami juga menyinggung Rezim Zionis Israel dengan mengatakan, “Rezim Zionis telah membusuk secara internal dan status AS juga jelas, sedangkan Republik Islam Iran telah mencapai titik di mana ia tidak lagi membutuhkan JCPOA.”

Dia menambahkan, “Hari ini, seperti yang Anda saksikan, fokus utama musuh mengarah pada kata-kata dan ekspresi Pemimpin, bahkan tentang vaksin, dan mereka ingin mencegahnya membimbing manusia.”

JCPOA ditandatangani oleh Iran dan sejumlah negara terkemuka dunia, termasuk AS, pada tahun 2015, tapi pada tahun 2018 AS dibawah instruksi Trump keluar dari perjanjian nuklir itu dan kemudian kembali menerapkan sanksi terhadap Iran sehingga Teheran membalasnya dengan secara bertahap mengurangi komitmennya kepada perjanjian tersebut.  (mm/mna)

Baca juga:

[Video]: Miris, Helikopter Militer Iran Usir Kapal Selam Asing

Rouhani Sebut Trump “Teroris Besar” yang Gagal Total

DISKUSI: