Panglima IRGC: Kami Menunggu Kesalahan Israel untuk Dapat Memusnahkannya

0
310

Teheran, LiputanIslam.com –  Panglima pasukan elit Iran Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Mayjen Hossein Salami, menyatakan negaranya sedang menunggu “kesalahan” rezim Zionis Israel untuk kemudian menghancurkannya.

Berbicara dalam pertemuan antarkelompok media Iran yang diadakan di Aula Konferensi IRGC pada peringatan Hari Pers Nasional, Senin (9/8), Salami mula-mula mengenang para martir revolusi Islam, terutama yang gugur di medan peliputan dan penyebaran informasi di dalam negeri, dan menyebut mereka sebagai para pembawa pesan revolusi Islam.

Dia mengatakan bahwa di dunia sekarang ini kata-kata menjadi sangat berpengaruh dan dapat membentuk banyak gerakan dan perubahan politik, sosial dan budaya, dan bahwa kata-kata telah dilesatkan sebagai roket dan peluru berdimensi baru.

Salami menekankan peran kunci dan status jurnalis dan media di dunia kontemporer serta perlunya menggunakan metode yang efektif untuk mengungkapkan fakta dan menghadapi perang media musuh.

Lebih lanjut, menanggapi retorika panas yang belakangan ini meningkat dari para petinggi Israel, Panglima IRGC menegaskan, “Iran sedang menunggu kesalahan Israel untuk kemudian dapat  memusnahkannya.”

Senada dengan ini, Komandan Pasukan Pertahanan Udara Iran  Brigjen  Alireza Sabahifard dalam kunjungannya ke salah satu pusat komando dan kendali di Jask, Iran selatan, pada hari yang sama menegaskan bahwa agresi sekecil apa pun terhadap zona udara Iran akan segera mendapat “respon yang menghancurkan” dari negara ini.

Dia juga menegaskan bahwa kemandirian Iran di bidang alutsista menjadi mimpi buruk bagi musuh-musuh negara ini.

“Penggunaan prestasi dan sistem yang sepenuhnya pribumi tentu menjadi duri di mata musuh,” katanya.

Dia juga mengatakan “Angkatan Bersenjata Iran, terutama Pertahanan Udara, senantiasamempertahankan perbatasan udara, laut dan darat negara kita dengan kekuatan yang sinergis.”

Menurutnya, musuh-musuh Iran sadar bahwa dengan sistem radar, rudal dan pertahanan udara Iran yang sepenuhnya buatan dalam negeri merupakan buah hasil sains dan teknologi mutakhir dan bertaraf dunia yang telah dikuasai Iran, dan semua ini menjadi kekuatan deterensi Iran di depan musuhnya.

Dia lantas memastikan bahwa sistem rudal buatan dalam negeri yang ditempatkan di Jask “memiliki kemampuan unik untuk menyerang dan menghancurkan target agresor.” (mm/alalam/tasnim)

Baca juga:

Panglima IRGC: Para Pejuang Irak Gembosi Kekuatan AS di Irak

[Video:] Ismail Haniyeh: Para Pejuang Palestina Dukung Iran Melawan Ancaman AS-Israel

DISKUSI: