Pangkalan Militer AS di Suriah Diserang Tiga Drone

0
120

Doha, LiputanIslam.com   Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan bahwa serangan pesawat nirawak (UAV/drone) telah menghantam pangkalan koalisi pimpinan AS di Suriah selatan.

“Tiga drone serang satu arah menyerang garnisun al-Tanf di Suriah,” ungkap CENTCOM dalam pernyataannya pada hari Jumat (20/1).

CENTCOM mengklaim dua drone berhasil ditembak jatuh oleh koalisi, dan satu lainnya mengenai komplek Al-Tanf dan melukai dua militan yang bersekutu dengan AS di Suriah.

“Serangan semacam ini tidak dapat diterima. Mereka menempatkan pasukan kami dan mitra kami dalam risiko dan membahayakan perang melawan ISIL (ISIS),” kata juru bicara CENTCOM Joe Buccino, tanpa menyebutkan siapa yang melakukannya.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pasukan yang didukung Iran dikerahkan di dekat al-Tanf, sebuah garnisun gurun di jalan raya Baghdad-Damaskus yang strategis, dekat segi perbatasan Suriah, Irak dan Yordania.

Sel-sel tidur kelompok teroris ISIS juga aktif di daerah tersebut.

Koalisi yang dipimpin AS mendirikan pangkalan pada tahun 2016 untuk melatih militan Suriah dengan dalih perang melawan ISIS.

Sekitar 900 tentara AS tetap berada di al-Tanf dan pangkalan lainnya di timur laut yang dikuasai milisi Kurdi sebagai bagian dari sepak terjang AS di Suriah dengan kedok perang melawan sisa-sisa ISIS.

AS sebelumnya telah melakukan serangan yang menargetkan fasilitas infrastruktur yang digunakan oleh kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan pasukan elit Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Serangan itu dilakukan AS dengan dalih membalas serangan terhadap Al-Tanf yang diduga dilancarkan oleh para pejuang yang didukung Iran.

Pemerintah Suriah terus-menerus menyatakan penentangannya terhadap keberadaan pasukan AS di Suriah, dan menuntut penarikan pasukan AS. (mm/aljazeera/raialyoum)

Baca juga:

Washington Habiskan Jutaan Dolar untuk Diskreditkan Damaskus

Teheran: Kondisi Suriah Sekarang Sudah Jauh Berbeda

DISKUSI: