Otoritas Kurdi Suriah Lepaskan 600-an Tahanan ISIS, Ini Alasannya

0
61

Qamishli, LiputanIslam.com –  Otoritas Kurdi Suriah membebaskan ratusan anggota kelompok teroris ISIS yang dipenjara di Suriah utara sebagai bagian dari amnesti umum di wilayah yang dikendalikan oleh milisi Kurdi yang didukung Amerika Serikat (AS).

Ketua Dewan Demokratik Suriah (SDC), Amina Omar, mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers di kota Qamishli, Kamis (15/10/2020,) bahwa ratusan anggota ISIL yang dibebaskan itu “tidak memiliki darah di tangan mereka”, dan semuanya telah bertobat dari status sebagai anggota ISIS.

“Mereka adalah orang-orang yang bisa dibenahi,” ungkapnya sesaat sebelum pembebasan mereka.

SDC menyatakan bahwa sebanyak 631 tahanan dibebaskan, sementara 253 lainnya akan dipotong setengah masa hukumannya.

Omar menambahkan semua yang dibebaskan adalah warga Suriah yang telah menjalani setidaknya setengah dari hukuman penjara mereka.

“Mereka adalah orang-orang yang bisa direformasi,” kata Omar sesaat sebelum orang-orang itu dibebaskan.

Otoritas Kurdi saat ini mengoperasikan puluhan penjara yang tersebar di timur laut Suriah dan menampung sekitar 10.000 militan ISIS.

Di antara para tahanan itu terdapat sekitar 2.000 orang asing, yang negara asalnya menolak pemulangan mereka, termasuk 800-an warga negara Eropa. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Diamuk AU Rusia dan Suriah, Puluhan Militan Tewas

Bencana Kebakaran di Suriah, Imam Besar Al-Azhar Minta Arab dan Dunia Ulurkan Bantuan

DISKUSI: