Negara-Negara Arab Teluk Persia Berlakukan Lockdown di Berbagai Daerah Pekerja Asing

0
436

Doha, LiputanIslam.com –  Beberapa negara Arab di kawasan Teluk Persia menerapkan lockdown di daerah-daerah yang ditempati oleh sejumlah besar pekerja asing berupah rendah, demi menekan volume penyebaran virus corona (Covid-19).

Menteri Kesehatan Kuwait menyatakan pihak berwenang mempertimbangkan penutupan beberapa daerah setelah Qatar pada Rabu malam lalu mengumumkan pihaknya memperpanjang lockdown di kawasan industri dan setelah Oman menutup Muttrah, tempat salah satu pasar tertua di negara ini.

Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Selasa lalu menutup Al-Ras, daerah yang terkenal dengan emas dan rempah-rempahnya serta ditinggali oleh banyak pekerja asing.

Jutaan pekerja asing, terutama dari negara-negara Asia seperti Nepal, India dan Filipina, merupakan bagian dari populasi ekspatriat besar di enam negara Teluk, di mana infeksi dipastikan meningkat hingga di atas 4.700 kasus dengan 36 kematian.

Kementerian kesehatan Bahrain melaporkan 66 kasus baru pada hari Kamis, dan  semuanya ada di zona industri Salmabad.

“Para pekerja asing  telah berada di bawah karantina pencegahan di tempat tinggal mereka, kemarin ditempatkan di fasilitas karantina khusus, dan tidak ada wabah di antara para pekerja,” katanya.

Menteri kesehatan Oman menyatakan distrik komersial pantai Muttrah ditutup karena ditemukannya penyebaran virus oleh masyarakat.

“Keputusan demikian tidak mudah diambil … tapi itu demi kebaikan publik,” ungkapnya.

Baca: Belasan Pangeran Saudi Dilaporkan Terinfeksi Covid-19

Arab Saudi Rabu lalu menyatakan pihaknya berusaha memungkinkan kepulangan warga asing ke negara asal mereka  bahkan ketika penerbangan penumpang tetap ditangguhkan.

Baca: Perangi Covid-19, Saudi Perpanjang Jam Malam di Mekkah dan Madinah Menjadi 24 Jam

Pada pertengahan Maret lalu Qatar melaporkan sebagian besar kasus virus corona ada di area yang disebut Kawasan Industri, pusat komersial di luar Doha, ibu kota Qatar, di mana banyak pekerja asingnya tinggal. Area itu sekarang dilockdown sepenuhnya untuk membantu pencegahan wabah. (mm/aljazeera)

DISKUSI: