Muscat, LiputanIslam.com – Mufti Agung Kesultanan Oman, Syeikh Ahmad bin Hamad Al-Khalili, menegaskan bahwa Pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsa adalah utang yang ditanggung seluruh umat Islam, yang tidak akan dilepaskan darinya sampai selesai dibayar penuh dan tanpa ada kekurangan.
Dalam sebuah pernyataannya pada hari Sabtu (14/1), Al-Khalili menekan bahwa langkah ekstrim sayap kanan Rezim Zionis Israel untuk menduduki Masjid Al-Aqsa dengan melanjutkan agresi terhadapnya dan melanggar kesuciannya serta menistakan bangunannya merupakan isyarat perang dan pengabaian terhadap perasaan seluruh umat Islam.
“Hal ini mewajibkan umat Islam untuk berdiri bersama menghadapi agresi rezim pendudukan, untuk mendukung seluruh elemen resistensi Palestina yang berjaga-jaga di komplek Al-Aqsa sampai keterbebasannya dari setiap tangan yang berusaha mendudukinya, dan untuk membebaskan seluruh tanah pendudukan Palestina sampai semua kembali ke pemiliknya yang sah, dan rakyat Palestina menikmati kemerdekaan penuh dan pembentukan pemerintahan mereka yang adil di atas tanahnya yang suci,” ungkap Mufti Agung Oman.
Dia menambahan bahwa Masjid Al-Aqsa yang diberkahi adalah tempat suci sebagaimana Masjidil Haram, serta tempat Isra’ Nabi Besar Muhammad saw dan kiblat pertama yang keagungannya telah disebutkan dalam kitab suci Al-Quran al-Karim.
Dia lantas menyoal, “Kapan umat Islam dapat melunasi utang ini, bebas darinya, dan membasuhnya dari noda pendudukan? Semoga hal ini sudah dekat.” (mm/alalam)
Baca juga: