Moqtada Sadr Mengaku Tak akan Melibatkan Blok Politik lain dalam Pemerintahan Irak

0
168

Baghdad, LiputanIslam.com – Pemimpin blok Sadr di Irak, Sayid Moqtada Sadr, mengaku tidak akan melibatkan blok politik lain jika pihaknya memerintah pasca pemilu Irak yang hasilnya masih dipertikaikan.

“Satu-satunya solusi untuk menyelamatkan Irak ialah saya membentuk pemerintahan, sedangkan pihak yang kalah menjadi oposisi, atau sebaliknya. Satu-satunya solusi untuk menyelamatkan Irak ialah pembentukan pemerintahan mayoritas, saya tidak akan berpartisipasi dalam pemerintahan koalisi atau pemerintahan konsensus, menjadi oposisi lebih baik bagi kami,” ungkap Sadr dalam sebuah wawancara televisi, Rabu (24/11).

Sadr yang bloknya meraih suara terbanyak dalam pemilu parlemen menyerukan kepada semua pihak untuk menjamin bahwa Irak tidak mengekor pada pihak luar negeri manapun.

“Keputusan kita adalah Irak, dan tak menerima perintah sama sekali dari luar perbatasan,”tegasnya.

Blok Sadr meraih 70 dari total 329 kursi parlemen, namun berbagai kubu lain memrotes hasil pemilu dan mengklaim telah terjadi manipulasi besar-besar. Mereka terus melakukan aksi protes dan mengancam akan terus mengangkat masalah ini.

Di sisi lain, meskipun blok Sadr unggul 30 kursi atas blok pesainya, namun masih perlu menggalang posisi mayoritas dua pertiga untuk dapat meloloskan kandidatnya ke jabatan perdana menteri. (mm/alalam)

Baca juga:

Irak Tegaskan lagi Penolakannya terhadap Normalisasi Hubungan dengan Israel

Faksi-faksi Resistansi Irak: Kami Tidak Lihat Tanda-tanda AS akan Hengkang

DISKUSI: