Militer Yaman Isyaratkan Serangan ke Dubai Expo

0
327

Sanaa, LiputanIslam.com –   Jubir militer Yaman kubu Sanaa, Brigjen Yahya Saree, pada Selasa malam (25/1), kembali memperingatkan bahaya berinvestasi di Uni Emirat Arab (UEA) sembari mengisyaratkan bahwa Dubai Expo akan menjadi target serangan, setelah kubu Sanaa melancarkan dua gelombang serangan rudal balistik dan drone ke UEA akhir-akhir ini.

Di halaman Twitter-nya, sembari menggunakan tagar #expo, Saree mencuit, “Anda mungkin gagal menghadapi kami… Saya menyarankan untuk mengubah tujuan.”

Bersamaan dengan ini, situs berita milik kelompok Ansarullah yang berkuasa di Sanaa, ibu kota Yaman, mengutip pernyataan Menteri Informasi Yaman Nasrullah Amir: “Tampaknya, Dubai akan lebih indah, apakah pasukan kami akan berpartisipasi di tempat pameran? Terlebih karena ada hal-hal yang bagus untuk dipamerkan.”

Beberapa hari lalu, Yahya Saree juga telah memperingatkan kepada para investor asing untuk meninggalkan UEA karena negara ini “sudah tak aman lagi”, menyusul serangan rudal dan drone Yaman ke UEA yang menewaskan tiga orang dan menghancurkan tanki minyak UEA.

Zaid Al-Gharsi, pejabat urusan media dan kebudayaan kantor kepresidenan Yaman, mengatakan bahwa UEA dan negara-negara Arab Teluk lainnya berusaha mengurangi krusialitas serangan Yaman tersebut.

“UEA berusaha membantah hantaman Yaman ke Dubai dan Abu Dhabi, sebab serangan ini dapat menyebabkan keluarnya para investor asing dari UEA dan berdampak negatif bagi ekonominya,” ujar Al-Gharsi dalam wawancara dengan situs Al-Ahed.

Dia menjelaskan, “Propaganda media UEA tak ubahnya dengan upaya menenangkan perusahaan-perusahaan investor dan mengklaim tegaknya keamanan di UEA, demi mencegah keluarnya perusahaan-perusahaan ini dari pasar UEA, padahal laporan-laporan dari AS sendiri mengkonfirmasi hantaman rudal-rudal Yaman pada target.”

Dia mengatakan bahwa menjadikan UEA sebagai target serangan tak ubahnya dengan menjadikan Israel sebagai target, “sebab negara mungil UEA merupakan proyek normalisasi hubungan dengan musuh di kawasan secara politik, militer dan strategi”.

Al-Gharsi lantas menyebutkan bahwa Yaman sanggup menyerang Israel karena di Yaman telah terjadi banyak perkembangan teknologi, dan bahwa serangan Yaman ke UEA juga merupakan pesan untuk Israel dan AS, sebab UEA telah digiring oleh Israel menuju eskalasi militer, terutama setelah Perdana Menteri Israel Naftali Bennet berkunjung ke UEA. (mm/fna)

Baca juga:

Israel: Dua dari Lima Drone Yaman Lolos dari Sergapan Pertahanan Udara UEA

Yaman Serang Pangkalan Udara di UEA, Tentara AS Bersembunyi di Bunker

DISKUSI: