Militer Iran Sebut Klaim AS Soal Gempuran Rudal Iran “Menggelikan”

0
150

Teheran, LiputanIslam.com –  Angkatan Bersenjata menanggapi klaim AS bahwa ada koordinasi Teheran dengan Washington terkait serangan rudal Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke pangkalan-pangkalan militer AS di Irak.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Abol Fazl Shekarchi dalam siaran persnya, Rabu (8/1/2020), menyebut klaim itu “menggelikan”. Dia mengingatkan  bahwa gempuran tersebut baru sekedar “tamparan”, dan bahwa reaksi Iran akan “lebih sengit dan luas” jika AS melakukan pergerakan baru terkait dengan tamparan itu.

“Pesan pertama serangan rudal sengit terhadap AS itu ialah bahwa Republik Islam Iran telah sepenuhnya melaksanakan apa yang dikatakan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei bahwa era “hit and run” telah usai, dan AS telah melihat dengan mata sendiri bahwa jika mereka mendapat serangan maka yang mereka terima ialah puluhan rudal,” terang Shekarchi.

Sebelumnya dilaporkan bahwa ada keyakinan di tengah para pejabat AS bahwa rudal-rudal Iran itu “sengaja dibuat salah alamat” sehingga, menurut mereka, menerjang lokasi-lokasi yang tidak sedang ditempati oleh tentara AS ketika dua pangkalan militer di Iran digempur.

CNN mengutip pernyataan para pejabat anonim bahwa Iran sebenarnya bisa menyasarkan rudal-rudalnya ke kawasan-kawasan yang ditempati oleh pasukan AS, tapi tidak melakukannya demi menghindari reaksi militer AS secara besar-besaran.

Mereka mengklaim gempuran rudal Iran tidak menjatuhkan korban pada pihak pasukan AS.

IRGC pada Rabu pagi mengumumkan pihaknya telah menarget dua pangkalan militer AS di Irak, sebagai reaksi atas terbunuhnya mantan komandan Pasukan Quds IRGC Jenderal Qassem Soleimani akibat  serangan udara AS di dekat Bandara Baghdad pada Jumat lalu.

IRGC juga mengklaim bahwa gempurannya itu menewaskan sedikitnya 80 tentara AS yang disebutnya teroris.

Baca: Anggota Parlemen Irak: Sebagian Pangkalan Ain Assad Hancur Lebur

Penasehat Komandan IRGC, Hamid Reza Moghadamfar, Rabu, menegaskan bahwa informasi awal mengkonfirmasi “terjadinya kerusakan besar di Lanud Ain Assad, namun AS berusaha menyembunyikan fakta”.

Pemimpin Besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyebut serangan rudalitu sebagai “sukses”, dan bersumbar bahwa “Iran sedang menghadapi front yang luas, dan kemenangan akan menjadi miliknya.”

Baca: Pemimpin Iran: Semalam AS Telah Ditampar, Balas Dendam Lain Lagi/Jangan Salah Mengenal Musuh

(mm/raialyoum/fars)

DISKUSI: