Military Watch Magazine: Suriah Lancarkan “Serangan Telak” terhadap Turki dengan Rudal Korut

0
1255

Washington, LiputanIslam.com –  Military Watch Magazine (MWM) melaporkan rincian mengenai serangan besar yang dilancarkan Tentara Arab Suriah (SAA) terhadap stasiun penyulingan minyak ilegal di provinsi Idlib dan timur laut Aleppo. MWM menyebut serangan itu sebagai “pukulan telak bagi Turki”.

Dikutip Al-Alam, Senin (15/3), MWM menyebutkan bahwa berdasarkan laporan militer AS, Idlib sekarang dikategorikan sebagai “perlindungan terbesar di dunia bagi Al-Qaeda sejak 2001 di mana sebanyak lebih dari 50,000 jihadis menduduki kawasan itu”.

Tanpa menyebutkan sumber, MWM melaporkan bahwa SAA telah menggunakan rudal balistik presisi asal Korut dalam serangannya terhadap stasiun penyulingan di Idlib, yaitu rudal KN-02 Toksa jarak pendek berbahan bakar padat, dan serangan itu menjadi “pukulan telak bagi Turki” karena Idlib merupakan kawasan yang dikuasai pemberontak dan militan yang didukung Turki.

Menurut MWM, rudal Korut itu dimiliki SAA sejak pertengahan dekade pertama abad 21 dan merupakan duplikat rudal balistik Tochka peninggalan eks-Uni Soviet yang juga digunakan oleh Suriah dalam jumlah kecil.

Majalah itu juga menyebutkan bahwa instalasi-instalasi minyak di Idlib merupakan sumber utama pendapatan kelompok-kelompok bersenjata yang mengusai provinsi tersebut, dan keberadaan instalasi itu di luar kendali pemerintah Suriah menyebabkan kendala signifikan dalam upaya pemulihan ekonomi negara ini pasca-perang, karena Damaskus juga terisolasi dari beberapa pendapatan utama, terlebih setelah AS menguasai sumber-sumber minyak di Suriah timur.

“Serangan ke instalasi minyak di Idlib dapat dianggap sebagai peringatan akan kemungkinan serangan terhadap instalasi-instalasi minyak utama yang digunakan oleh musuh-musuh Damaskus secara ilegal di masa mendatang,” ungkap MWM.

Dua kawasan Al-Bab dan Jarablus di bagian timur laut Aleppo yang dikuasai pasukan Turki Ahad lalu dilanda beberapa serangan rudal secara beruntun yang menerjang pos-pos pengumpulan minyak curian Suriah di daerah-daerah yang ditempati milisi Turkmen.

Sumber-sumber lokal kepada Sputnik mengatakan, “Sejumlah besar rudal yang tidak diketahui asalnya pada Minggu malam telah menyasar pasar bahan bakar utama di dekat desa Al-Hamran, selatan Jarablus, mengakibatkan ledakan besar yang mengguncang seluruh wilayah tersebut sebagai akibat dari ledakan sejumlah besar tanki yang menampung minyak curian Suriah, selain sejumlah kilang minyak ilegal Harraqat milik kawanan bersenjata pro-Turki.”

Serangan rudal itu menyebabkan kebakaran besar dan luas di pasar tersebut dan sekitarnya, menjatuhkan banyak korban tewas dan luka, dan menyebabkan kerusakan dan kerugian materi dalam jumlah besar. (mm/alalam)

Baca juga:

Paus Fransiskus Sebut Perang Suriah Salah Satu Tragedi Kemanusiaan Terburuk

Perintahkan Serangan ke Suriah, Biden Buka Kedoknya

DISKUSI: