“Menyakitkan”, Masjidil Aqsa Ditutup Selama Ramadhan Akibat Covid-19

0
388

Quds, LiputanIslam.com –  Kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem akan ditutup untuk jamaah Muslim sepanjang bulan puasa suci Ramadhan karena pandemi coronavirus, kata ulama Muslim di situs tersuci ketiga Islam.

Wakaf Islam Quds (Baitul Maqdis/Yerusalem), lembaga yang ditunjuk Yordania untuk mengawasi situs-situs Islam di kompleks suci, menyebut keputusan itu “menyakitkan”.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan pada hari Kamis (16/4/2020), lembaga itu mengatakan bahwa tindakan tersebut “sejalan dengan fatwa (alim ulama) dan nasihat medis”.

“(Warga Muslim harus) melakukan sholat di rumah mereka selama bulan Ramadhan, untuk menjaga keselamatan mereka”, ungkap lembaga itu.

Namun, lanjutnya, azan masih akan dikumandangkan dari Masjid Al-Aqsa lima kali sehari selama bulan Ramadhan, dan pekerja religi masih akan diizinkan masuk.

Baca:  Israel Halangi Para Petugas UNRWA Tangani Virus Corona di Yerussalem

Keputusan menutup komplek Masjid Al-Aqsa tersebut memperpanjang jangka waktu larangan sholat di sana, yang ditetapkan pada 23 Maret lalu.

Bulan suci Ramadan akan tiba pada sekitar 23 April. Momen penuh berkah ini biasa mengundang kedatangan puluhan ribu jemaah ke Masjid Al-Aqsa dan Kubah al-Sakhrah (Dome of the Rock)  setiap harinya untuk menunaikan shalat tarawih berjamaah.

Baca: Delegasi PBB Berharap Israel Bebaskan Pajak Penghasilan Bagi Rakyat Palestina

Umat Islam meyakini situs Al-Aqsa sebagai tempat Nabi Muhammad saw mengalami Isra’ dan Mikraj. (mm/aljazeera)

DISKUSI: