Israel Halangi Para Petugas UNRWA Tangani Virus Corona di Yerussalem

0
250

Ilustrasi para petugas UNRWA. Sumber foto: Palestinechronicle.com

Yerussalem,LiputanIslam.com—Juru bicara UNRWA (Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina), Sami Mshasha, melaporkan pada Rabu (15/4) kemarin bahwa otoritas Israel telah menghalangi para petugas untuk mencegah penyebaran virus Corona di wilayah kependudukan Yerussalem dan sejumlah kamp pengungsi.

Kepada kantor berita Palestina (WAFA), Mshasha menyebut tindakan ini hanyalah lanjutan dari berbagai halangan oleh rezim Israel yang telah berlangsung selama dua tahun, sejak Amerika Serikat (AS) mengakui Yerussalem sebagai ibukota Israel dan “merestui” pemindahan ibu kota dari Tel Aviv.

Ia mengatakan bahwa rezim Israel telah menggelar sejumlah kampanye yang menghalangi para petugas medis UNRWA dan Kementerian Kesehatan Palestina di kota tua Yerussalem, dan wilayah sekitarnya, termasuk sejumlah kamp pengungsi.

“Sangat sulit mendapatkan akses keluar masuk kamp-kamp pengungsi, khususnya kamp Shufat, karena adanya larangan menangani virus Corona yang telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian penduduk Yerussalem,” Jelas Mshasha, mengakui.

Baca juga:Minta Bantuan Melawan Covid-19, Palestina Malah Diserang Israel

Sejauh ini, UNRWA dihadapkan pada tingginya permintaan layanan yang muncul akibat bertambahnya jumlah para pengungsi Palestina dan kemiskinan yang semakin menjadi-jadi.

Pada 16 Januari lalu, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, ketua UNRWA, Christian Saunders mengatakan bahwa AS telah melobi anggota parlemen bagian luar negeri untuk menghentikan donasi terhadap UNRWA, menyusul keputusan yang diambil pemerintah Washington untuk memangkas habis aliran dana ke organisasi tersebut pada Agustus 2018 silam.(fd/Palestinechronicle.com)

 

DISKUSI: