Menlu Suriah: Mimpi Keji Turki tak akan Menjadi Kenyataan

0
172

Damaskus, LiputanIslam.com  Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad mengecam keras upaya-upaya agresif Turki terhadap Suriah, dan menyatakan bahwa “mimpi keji” Turki terhadap Suriah tak akan pernah menjadi kenyataan.

“Tindakan Turki di Suriah adalah contoh nyata pengabaian terhadap nilai-nilai moral yang terendah sekalipun, dan terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, dan situasi di Suriah utara berada di ambang bencana,” kata Mekdad kepada kantor berita Sputnik Rusia, Senin (27/6).

Dia mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengupayakan pembersihan etnis dan penciptaan pemukiman baru di Suriah utara, dan bahwa kehadiran Turki di Suriah adalah pendudukan dan jika Erdogan bersikeras melakukan operasi itu maka itu akan menjadi bencana.

Dia lantas menegaskan, “Mimpi keji rezim Turki tidak akan menjadi kenyataan, karena rakyat Suriah bersatu untuk menghadapi bahaya yang diserukan Erdogan.”

Dia menambahkan, “Siapapun yang menemukan pembenaran atas serangan Turki dan Barat terhadap Suriah maka dia hendaklah mengacu ke hati nurani dan perasaannya, karena acuan ini membuka solusi dukungan kepada Suriah, pengusiran rezim okupasi Turki dan gerakan ke arah solusi politik.”

Menurut Mekdad, sebagaimana di era Ottoman dulu, Turki di masa sekarang telah merampas hasil-hasil pertanian Suriah, membabat pepohonan di Suriah, dan menjarah persediaan air Suriah.

“Pendudukan tanah-tanah Suriah oleh Turki dan AS adalah pelanggaran atas kedaulatan Suriah dan bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi-resolusi Dewan Keamanan,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu Erdogan mengumumkan bahwa Turki bermaksud membangun zona aman di kedalaman 30 km di utara Suriah dan membersihkan daerah-daerah seperti Tel Rifat dari “teroris”. Dia beralasan bahwa dengan langkah ini, Ankara akan memasuki fase baru.

Baghdad dan Damaskus mengecam serangan udara militer Turki di wilayah Irak dan Suriah, menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorial. Kementerian Luar Negeri Irak bahkan mengaku telah menyampaikan pengaduan resminya ke PBB atas serangan udara Turki. (mm/fna)

Baca juga:

Teroris Jabhat Al-Nusra Desak Hamas Urungkan Pemulihan Hubungan dengan Suriah

Berkunjung ke Turki, Menlu Iran Sebut Israel Musuh Nomor Wahid Dunia Islam

DISKUSI: