Bucharest, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengapresiasi prakarsa Presiden AS Donald Trump yang dinamai Kesepakatan Abad Ini terkait dengan konflik Palestina-Israel, dan menyebutnya sebagai insiatif yang dapat menyediakan basis negosiasi kedua pihak.

“Palestina harus memutuskan sendiri, dan kita harus mendukung mereka. Saya percaya bahwa hal-hal akan menjadi jelas setelah pemilihan AS (dijadwalkan untuk 3 November 2020),” kata Jubeir pada konferensi pers di sela-sela kunjungannya ke Bucharest, ibukota Rumania, Kamis (13/2/2020).

Dia menjelaskan bahwa dalam prakarsa yang diumumkan Trump pada 28 Januari lalu itu terdapat beberapa elemen positif yang dapat memfasilitasi negosiasi antara para pejabat Israel dan Palestina.

Para pemimpin Palestina sendiri, yang memutuskan semua hubungannya dengan Washington pada akhir 2017 setelah Trump mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel, segera menolak mentah-mentah prakarsa itu. Presiden Palestina Mahmoud Abbas bahkan menyebutnya bertempat di “keranjang sampah sejarah.”

Baca: Heboh, Ketua Parlemen Kuwait Campakkan “Perjanjian Abad Ini” ke Keranjang Sampah

Berbeda dengan mereka, Kementerian Luar Negeri Saudi pada 29 Januari lalu justru mengaku “menghargai” upaya Trump dan menyerukan perundingan langsung Israel-Palestina.

Baca: Israel Mulai Petakan Wilayah Tepi Barat yang Ingin Direbut

“Kerajaan (Saudi) menghargai upaya pemerintah Presiden Trump untuk mengembangkan rencana perdamaian yang komprehensif antara pihak Palestina dan Israel,” ungkap kementrian itu kepada kantor berita resmi Saudi, SPA. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*