Menlu Iran Ungkap Perkembangan Dialog Teheran dengan Riyadh

0
187

Teheran, LiputanIslam.com   Menlu Iran Hussein Amir-Abdollahian mengungkap perkembangan terbaru dialog negaranya dengan Arab Saudi.

“Kami telah menyelesaikan putaran kelima pembicaraan kami di Baghdad, dan telah diterapkan beberapa bagian kesepakatan yang dicapai di sana, dan ada beberapa lainnya yang belum diterapkan,” ungkapnya dalam wawancara dengan IRNA, seperti dikutip Rai Al-Youm, Jumat (30/9).

Dia menambahkan, “Ada usulan untuk memulai pembicaraan di tingkat politik dan publik dengan Arab Saudi di Baghdad, dan kami secara umum menerima dan menyetujui gagasan ini.”

Dia juga mengatakan, “Jika Riyadh siap untuk membuka kembali kedutaannya di Teheran dan memulihkan hubungan dengan Teheran ke keadaan normalnya, kami akan menyambutnya, dan diskusi kami akan berlanjut sesuai dengan kondisi untuk mencapai titik ini.”

Mengenai perang di Ukraina dan isu penjualan drone Iran ke Rusia, Amir-Abdollahian mengatakan, “Kami tidak memiliki kebijakan mempersenjatai satu pihak melawan pihak lain dalam perang Ukraina, dan kami melanjutkan upaya kami untuk membawa perdamaian, stabilitas dan ketenangan di Ukraina.”

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar The New York Times, Kamis, Menlu Iran mengatakan, “Iran bukanlah tempat untuk kudeta militer atau revolusi berwarna. Rakyat Iran sadar, dan ada perbedaan antara memprotes dan memprovokasi kerusuhan dan kerusuhan.”

Mengenai isu nuklir, dia menegaskan Teheran serius ingin mencapai kesepakatan yang “baik, kuat dan berkelanjutan”.

Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir, para menteri luar negeri dari beberapa negara, termasuk Irak, berusaha menyampaikan pesan dari AS dan sebaliknya.

Dia menegaskan, “Kami akan melanjutkan upaya kami dan tidak akan meninggalkan meja perundingan, dan pihak Amerika harus muncul. Sekarang, apakah ia memiliki keberanian yang diperlukan untuk membuat keputusan dalam hal ini atau tidak.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

[Video:] Heboh, Gambar Patung-Patung Keemasan Raksasa Mohamed bin Salman Viral

19 Orang, Termasuk Perwira IRGC, Terbunuh Diserang Kawanan Teroris Takfiri

DISKUSI: