Menlu Iran: UEA Tak Bisa Membeli Keamanan Melalui Pemulihan Hubungan dengan Israel

0
73

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menilai Uni Emirat Arab (UEA) bermaksud membeli rasa aman dengan cara memulihkan hubungan dengan Rezim Zionis Israel.

“Uni Emirat Arab telah beralih ke Israel untuk membeli keamanan, sementara Israel tidak dapat menjaga keamanannya sendiri,” katanya dalam pidato di Fakultas Studi Dunia Universitas Teheran, Senin (24/8/2020).

Dia memperingatkan bahwa negara-negara kawasan harus menyadari bahwa keamanan ada di tangan mereka sendiri dan harus digalang oleh mereka sendiri, bukan dengan mengupah pihak asing.

“Anda tidak bisa aman jika tetangga Anda tidak aman … Kita harus memahami bahwa kita dapat berkompetisi satu sama lain, tapi tak dapat mendominasi atau menghapus satu sama lain,” tegasnya.

Dia menekankan bahwa kerukunan hidup antarnegara tetangga merupakan satu-satunya pilihan.

“Tidak ada yang bisa dicoret dari kawasan ini, sedangkan kekuatan asing bisa diusir,” imbuhnya.

Menurut Zarif, negara-negara di kawasan Timteng menghamburkan banyak dana untuk pembelian senjata, dan di antara mereka negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) mengalokasikan sekitar US$ 116 miliar untuk membeli senjata mematikan pada tahun 2017.

Lebih lanjut, sembari menyebut Arab Saudi sebagai penghambur dana terbesar di dunia demi senjata setelah Amerika Serikat (AS) dan China, Menteri luar negeri Iran mengatakan, “Kita di Timur Tengah membutuhkan wilayah yang kuat daripada individu yang kuat.”

Sebelumnya di hari yang sama, Zarif di Twitter menyebut mitranya dari AS, Mike Pompeo, berusaha “membanjiri kawasan kami” dengan segala jenis senjata AS, bahkan ketika undang-undang AS sendiri melarangnya. (mm/presstv)

Baca juga: 

Netanyahu Nyatakan Beberapa Negara Arab akan Segera Ikut Pulihkan Hubungan dengan Israel

Maroko Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

DISKUSI: