Menlu Iran Sebut Pemblokiran AS atas Suplai Medis “Kejahatan terhadap Kemanusiaan”

0
62

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyebut Amerika Serikat (AS) melakukan “kejahatan terhadap kemanusiaan”, karena menghalangi Iran memperoleh obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

Kecaman itu dinyatakan Zarif dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Jepang Motegi Toshimitsu, Selasa (13/10/2020).

Dia menekankan perlunya akses Iran ke sumber mata uang asingnya di Jepang, dan mengutuk pembatasan ilegal yang diberlakukan dalam sanksi AS.

Zarif menyebut tindakan Washington yang mencegah pembelian obat dan makanan oleh bangsa Iran sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Kami berharap pemerintah Jepang dapat mencegah tindakan ilegal AS dalam kerangka kesepakatan umum negara-negara itu untuk melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB, termasuk resolusi 2231,” tambahnya.

Sembari menekankan peran aktif dan konstruktif Iran dalam memulihkan perdamaian dan stabilitas di kawasan, Zarif mengatakan,  “Kehadiran pasukan asing tidak membantu, dan malah menyebabkan kompleksitas dan memperburuk masalah di kawasan.”

Di pihak lain, Motegi menekankan penguatan kerjasama dalam kampanye melawan Covid-19 dan penyediaan peralatan medis ke Iran dengan dana yang berasal dari sumber keuangan negara.

Dia menambahkan bahwa Jepang terus mendukung kesepakatan nuklir Iran dengan beberapa negara terkemuka dunia. (mm/fna)

Baca juga:

[Video] Iran Tembak Jatuh Drone Bunuh Diri di Dekat Perbatasan Azerbaijan

Mana yang Harus Dikhawatirkan Gedung Putih, Corona di AS atau Iran?

DISKUSI: