Menlu Iran Sebut Israel Terkurung dalam Penjara Besar

0
206

Beirut, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian menyebut Rezim Zionis Israel terkurung dalam penjara besar sehingga tak akan dapat menyebar di kawasan.

“Rezim Zionis telah menerima pesan dari Poros Resistensi, mereka tak akan dapat menyebar di kawasan, mereka terkurung dalam penjara besar bernama tanah pendudukan,” ungkapnya dalam wawancara dengan saluran Al-Manar milik Hizbullah Lebanon, seperti dikutip Al-Alam, Ahad (10/10).

Dia juga menyinggung keberadaan AS di kawasan dengan mengatakan, “AS merasa bahwa kelanjutan dari keberadaannya di kawasan tak akan menguntungkannya, dan tentu saja mereka berusaha mempertahankan keberadaan militernya dalam skala kecil, tapi keberadaan sedemikian rupapun bagi AS yang besar di kawasan juga akan berakhir.”

Mengenai Afghanistan, Abdollahian memastikan Teheran terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak di Afghanistan, dan mendukung pemerintahan Afghanistan yang menampung semua elemen bangsa negara ini.

Sedangkan mengenai konflik negaranya dengan Arab Saudi dia mengatakan bahwa Saudilah yang memutus hubungannya dengan Iran.

Menyinggung ketegangan antara Iran dan Azerbaijan belakangan ini, Menteri Luar Negeri Iran menegaskan Teheran tak akan pernah membiarkan keberadaan apa yang disebutnya para teroris di sekitar perbatasan Iran.

“Pesan kami adalah perdamaian dan persahabatan, pesan kami ialah jangan sampai tersedia kesempatan bagi para teroris untuk eksis di wilayah perbatasan kami,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Telah kami katakan kepada Azerbaijan bahwa teroris ada di negara kalian, dan keberadaan para Zionis juga tak bermaslahat bagi keamanan kawasan Kaukasus, tapi para pejabat Azerbaijan berjanji kepada kami untuk mengusir mereka dari kawasan.” (mm/alalam)

Baca juga:

Iran Mengaku Sudah Punya Cadangan Uranium yang Diperkaya 20% Sebanyak 120 kg

Ini Pesan-pesan Kunjungan Menlu Iran ke Lebanon

DISKUSI: