Menlu Iran: Perundingan Nuklir akan Buyar jika AS dan Sekutunya Masih Hipokrit

0
343

Teheran, LiputanIslam.com   Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian menyatakan bahwa negosiasi nuklir Iran dengan sejumlah negara terkemuka dunia terancam gagal dan buyar jika Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya masih saja bersikap “hipokrit”.

“Jendela negosiasi yang dibuka hari ini tidak akan tetap terbuka besok, jika AS dan lainnya tidak menghentikan kemunafikan,” ungkap Amir-Abdollahian dalam kunjungannya ke Oman, Rabu (28/12).

Dia menyebutkan bahwa Kesultanan Oman telah menjadi mediator utama sejak awal negosiasi.

Sebelumnya, Menlu Iran menyatakan bahwa jendela untuk perjanjian terbuka dari pihak Iran, “tapi tidak selamanya”, dan bahwa pertemuannya dengan pejabat kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, di sela-sela pertemuan KTT Bagdad-2 di Amman, ibu kota Yordania, telah menghasilkan kesepakatan untuk mengambil langkah terakhir dari kesepakatan nuklir.

Komisi Keamanan Nasional di parlemen Iran, Rabu, membantah niat Teheran membuat konsesi apapun dalam negosiasi nuklir, dan menyebut “persepsi Eropa tentang negosiasi nuklir tidak akurat”.

Mengenai perjanjian nuklir tahun 2015 yang lazim disebut JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) komisi itu menyatakan, “Kebangkitan JCPOA dapat dicapai oleh Teheran, tapi hasilnya bergantung pada pragmatisme pihak lain.”

Komisi itu menambahkan, “Pihak AS-lah yang menarik diri dari perjanjian nuklir itu, kemudian menyatakan kesediaannya untuk kembali ke perjanjian itu lagi, dan syarat kembalinya AS telah menjadi fokus negosiasi sejak satu setengah tahun yang lalu.”

Beberapa hari lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, menegaskan bahwa AS menunjukkan sikap yang kontradiktif terkait negosiasi nuklir, dan belum mengambil langkah positif untuk mengakhirinya. Dia juga menekankan urgensi kelanjutan negosiasi hingga kesepakatan final tercapai. (mm/alalam)

Baca juga:

Iran Pastikan Normalisasi Arab-Israel Tak akan Berkontribusi bagi Stabilitas Regional

National Interest: Jangan Percayai CIA dan Mossad untuk Penilaian Tentang Iran

DISKUSI: