Menlu Iran Minta Biden “Tendang” Trump

0
456

Teheran, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menilai Presiden AS Joe Biden yang pernah mengkritik pendahulunya, Donald Trump, dalam memperlakukan Iran ternyata malah tetap menjalankan kebijakan Trump berupa tekanan maksium terhadap Iran.

Zarif di Twitter, Selasa (30/3), membagikan postingan Biden pada bulan Juni 2019 berupa pernyataan yang menyayangkan desakan kemlu pemerintahan Trump terhadap Iran agar mematuhi perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), satu tahun setelah Trump meninggalkannya.

Dalam postingan itu Biden mengkritik Trump karena “menjauh dari diplomasi” dan menilai sikap demikian dapat memicu “konflik militer” lain di kawasan Timur Tengah yang sudah bermasalah.

Ditujukan kepada Biden, Zarif dalam cuitannya itu menyatakan, “Pemerintahan Anda mengikuti (jejak) Trump saat mencoba menggunakan sanksi yang melanggar hukum sebagai ‘leverage’.”

Leverage dalam perdagangan adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan potensi hasil sebuah investasi.

Zarif menambahkan bahwa sudah waktunya bagi pemerintahan Biden untuk berbalik arah dan menyingkirkan kampanye tekanan Trump terhadap Iran.

“Kebiasaan buruk sulit dihilangkan. Saatnya menendang yang satu ini, ” cuit Zarif. (mm/presstv)

Baca juga:

AS Berniat Ajukan Usulan Baru, Iran Pastikan akan Terus Perkaya Uranium 20%

Kerjasama Iran-China Bikin Gusar, AS Lagi-lagi Ancam Jatuhkan Sanksi

DISKUSI: