AS Berniat Ajukan Usulan Baru, Iran Pastikan akan Terus Perkaya Uranium 20%

0
451

Washington, LiputanIslam.com –   Seorang narasumber dalam pemerintah AS mengatakan kepada surat kabar Politico bahwa Washington berencana mengajukan usulan baru kepada Teheran pada pekan ini untuk mendorong kesediaan Iran berunding soal perjanjian nuklir.

Menurut sumber anonim itu, usulan tersebut meminta Iran menghentikan beberapa aktivitas nuklirnya, termasuk pengoperasian mesin sentrifugal canggih dan pengayaan uranium dengan kemurnian sampai 20%.

Usulan baru itu masih diproses untuk kepastian segala rinciannya, yang antara lain akan menawarkan konsesi berupa peringanan beberapa sanksi ekonomi AS.

Sumber itu menyatakan bahwa Iran belum tentu akan menerimanya, terutama setelah menolak sebuah gagasan yang pernah diusulkan Washington pada awal tahun ini.

Di pihak lain, seorang pejabat senior Iran memastikan negara republik Islam ini tak akan menghentikan pengayaan uranium 20% sebelum AS mencabut semua sanksinya.

Pejabat yang juga tak disebutkan identitasnya itu mengatakan demikian kepada Press TV  sembari menjelaskan bahwa pengayaan uranium 20% sejalan dengan klausul 36 perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan Teheran tak akan menghentikannya kecuali jika AS membatalkan segala bentuk sanksinya.

Dia juga mengatakan bahwa pemerintahan Biden membuang-buang waktu, dan jika tidak mencabut sanksi itu dalam waktu dekat maka Iran akan mengambil langkah-langkah tambahan dalam menurunkan taraf komitmennya kepada JCPOA. (mm/railayoum/alalam)

Baca juga:

Iran-China Jalin Kerjasama, Upaya Washington Isolasi Teheran Gagal

Biden Khawatirkan Kerjasama Iran-China, Shamkhani: AS akan Segera Runtuh

DISKUSI: