Menlu Iran Bantah Kabar AS Cegat Kapal Iran

0
148

Menlu Iran, M. Javad Zarif. Sumber: Presstv

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menepis dan memperolok berita yang diedarkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) bahwa AS telah mencegat dan menahan kapal Iran yang berlayar menuju Venezuela.

Seperti dilaporkan situs berita Al-Alam milik Iran, Sabtu (15/8/2020), Zarif di halaman Twitter-nya menyatakan bahwa sekarang “sudah ada mahkamah dan hakim bagi perompak Laut Karibia”.

Dia juga menekankan bahwa kapal-kapal yang bahan bakarnya dicuri seperti yang diberitakan itu bukanlah kapal Iran dan tidak pula mengibarkan bendera Iran.

Menteri Luar Negeri Iran juga meyatakan, “Propaganda konyol dan remeh tidak akan dapat mengalihkan pikiran dari skandal kekalahan diplomatik dan ilegal AS di PBB.”

Seperti pernah diberitakan, AS gagal total dalam sepak terjangnya untuk mengesahkan draf resolusi Dewan Keamanan PBB untuk perpanjangan embargo senjata terhadap Iran.

AS mengaku telah menyita bahan bakar Iran yang hendak dikirim ke Venezuela dengan empat kapal tanker, dan mengganggu jalur pasokan utama Teheran dan Caracas dengan dalih bahwa keduanya melawan sanksi AS.

Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pengiriman yang disita itu sedang dialihkan menuju Houston, Texas, AS.

Departemen Kehakiman AS mengatakan kargo yang disita sekarang berada dalam tahanan AS “dengan bantuan mitra asing”.

Menurutnya, jumlah yang disita dari empat kapal tanker itu sekitar 1,116 juta barel bahan bakar, dan merupakan penyitaan terbesar AS atas bahan bakar Iran.

Departemen Luar Negeri AS memuji utusan khusus yang akan keluar untuk Iran atas operasi penyitaan.

Namun demikian, Departemen Kehakiman maupun Departemen Luar Negeri AS tidak menyebutkan kapan, di mana atau bagaimana penyitaan itu terjadi. (mm/alalam/aljazeera)

Baca juga:

Dubes Iran untuk Venezuela Bantah Klaim Soal Penahanan Tanker Iran

Susah Payah Ingin Perpanjang Embargo Iran, AS Cuma Dapat Dukungan Negara Kecil

DISKUSI: