Susah Payah Ingin Perpanjang Embargo Iran, AS Cuma Dapat Dukungan Negara Kecil

0
374

Teheran,LiputanIslam.com-Media-media mengabarkan bahwa resolusi yang diajukan AS untuk memperpanjang embargo senjata Iran gagal mendapat dukungan.

Dikutip dari laporan stasiun televisi CBS, pemungutan suara di sidang Dewan Keamanan PBB menghasilkan 11 suara abstain, 2 suara mendukung, dan 2 suara menolak. AS dan Republik Dominika adalah pihak pendukung, sementara Rusia dan China adalah pihak yang menolak.

Dengan demikian, resolusi AS tersebut sudah gagal total tanpa perlu diveto oleh Rusia dan China, yang dikenal dekat dengan Iran.

Jubir Kemenlu Iran menanggapi kekalahan memalukan AS itu melalui akun Twitter-nya. Abbas Mousavi mencuit,”Sepanjang sejarah 75 tahun PBB, belum pernah AS terkucil sedemikian rupa. Dengan semua lawatan, tekanan, dan konferensi yang diadakan, AS hanya sanggup menarik simpati sebuah negara kecil.”

“Semalam, diplomasi aktif Iran, bersamaan dengan kuatnya landasan hukum JCPOA, untuk kesekian kalinya mengalahkan AS di Dewan Keamanan,”imbuh Mousavi.

Pasca kegagalan AS ini, Wakil Iran di PBB Majid Takht Ravanchi menyatakan,”Hasil pemungutan suara hari ini bukan hanya menggagalkan proyek AS untuk memperpanjang embargo senjata Iran, tapi juga menunjukkan  sedikitnya respons komunitas internasional terhadap penyalahgunaan Resolusi 2231, yang bertujuan mengaktifkan Mekanisme Pelatuk (di JCPOA). Voting ini sendiri menunjukkan betapa terkucilnya AS dalam wacana penggunaan mekanisme ini.”

Rusia menyebut usulan AS ini bertentangan dengan Resolusi 2231 Dewan Keamanan, yang secara jelas menyebutkan bahwa perubahan dalam kalender embargo hanya bisa dibuat atas kemufakatan Komisi Gabungan JCPOA. Sebab itu, karena AS sudah keluar dari JCPOA, Washington tidak punya hak apa pun untuk mengubahnya.

China dalam statemennya menyatakan, penolakan Dewan Keamanan PBB terhadap usulan AS membuktikan bahwa “unilateralisme pasti gagal”. Wakil China menegaskan, setiap upaya untuk mengedepankan kepentingan pribadi di atas kepentingan internasional pasti akan menemui jalan buntu. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Upaya AS di PBB Perpanjang Embargo Senjata Iran Gagal

Nasrallah: Hizbullah Tak akan Diam Jika Israel Terbukti Ada di Balik Ledakan Beirut

DISKUSI: