Menlu Iran Adakan Pertemuan dengan Faksi-Faksi Pejuang Palestina di Suriah

0
113

Damaskus, LiputanIslam.com   Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian yang sedang berkunjung ke Damaskus, ibu kota Suriah, Sabtu (14/1), mengadakan pertemuan dengan para pemimpin faksi Palestina dengan tujuan memperkuat poros perlawanan dan keamanan kawasan serta menghadapi segala ancaman Rezim Zionis Israel.

Dalam sebuah pernyataan kepada wartawan tentang tujuan kunjungannya ke Suriah, dia mengatakan, “ Kami sangat mendukung poros perlawanan di depan pelemahan keamanan kawasan dan tidak akan membiarkan Zionis bermain-main dengan keamanan kawasan.”

Mengenai hubungan Iran dengan Suriah dia mengatakan, “Kami telah melakukan berbagai pembicaraan dengan (Presiden Suriah) Tuan Bashar Al-Assad, dan pembicaraan ini bertujuan mengembangkan lebih banyak lagi kerjasama, terutama di bidang ekonomi dan perdagangan, termasuk mengaktifkan sektor swasta dan bisnis di kedua negara.”

Menlu Iran juga mengatakan, “Kami berbicara tentang isu-isu regional, termasuk perkembangan di Palestina dan Ukraina, dan situasi di negara-negara di kawasan (Timteng). Di antara topik yang dibahas adalah dukungan internasional dan multilateral yang berkelanjutan untuk Suriah karena masalah yang masih ada di sebagian negara ini, keberadaan kelompok bersenjata dan teroris di sebagian wilayah Suriah, fakta bahwa sebagian Suriah masih diduduki oleh Amerika Serikat, dan pencurian minyak dan kekayaan Suriah.”

Tentang pertemuannya dengan sejawatnya dari Suriah, Faisal Al-Miqdad, dia menjelaskan, “Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Suriah, kami membahas masalah bilateral terbaru dan kami berencana untuk bertemu dalam beberapa bulan mendatang.  Undangan (presiden Suriah) Tuan Bashar Al- Assad akan direspon secepatnya, dan presiden kedua negara akan bertemu di Damaskus.”

Amir Abdollahian menyebutkan bahwa penyusunan dokumen dan kesepakatan kunjungan ini merupakan salah satu topik dalam agenda kementerian luar negeri kedua negara.

Menanggapi pertanyaan tentang pertemuannya dengan perwakilan faksi-faksi Palestina di Damaskus, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, “Entitas Zionis sedang mengalami krisis keamanan, politik dan sosial yang berlapis. Perilaku perdana menteri entitas palsu dan ancaman yang dia lontarkan, penyebabnya adalah kelemahan dan problematika yang ada di tanah-tanah pendudukan. Pertemuan kami dengan faksi-faksi Palestina bertujuan memperkuat Poros Resistensi, memperkuat keamanan resional dan kemanan nasional Republik Islam Iran dan menghadapi segala ancaman dari entitas Zionis.” (mm/alalam)

Baca juga:

Menlu Iran dan Sekjen Hizbullah Bertemu dan Bahas Perkembangan Situasi Politik Regional

Mufti Oman: Pembebasan Palestina dan Al-Aqsa adalah Utang Umat Islam yang Harus Dibayar Penuh

 

DISKUSI: