Menlu AS Minta Israel Tak Usir Warga Palestina di Quds

0
290

Secretary of State Antony Blinken (L) speaks with Palestinian president Mahmud Abbas on May 25, 2021, in the West Bank city of Ramallah. (Photo by Alex Brandon / POOL / AFP)

Washington, LiputanIslam.com –   Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dalam safarinya ke Timteng memperingatkan Rezim Zionis Israel untuk tidak mengusir warga Palestina karena akan menimbulkan eskalasi ketegangan.

Dalam perjalanan pulang dari Timteng, Kamis (27/5), dia mengatakan bahwa hal terpenting dalam safarinya itu ialah dia dapat menyimak secara langsung dari orang-orang Israel dan melalui mediator Mesir dari Hamas bahwa kedua pihak sama-sama ingin menjaga gencatan senjata.

“Tapi penting pula menghindari tindakan-tindakan yang disengaja atau tidak disengaja dapat menimbulkan putaran baru kekerasan,” imbuhnya.

Blinken juga mengatakan, “Kami telah menerima beberapa poin yang meresahkan pada semua pihak, yang sebelum segala sesuatunya dapat menjurus pada ketegangan, konflik dan perang, dan yang terbesar ialah pada akhirnya dapat memusnahkan cakrawala pelik Solusi Dua Negara.”

Dia menjelaskan bahwa dalam pertemuan dengan para pejabat Israel telah disinggung ihwal “pengusiran orang-orang Palestina dari rumah-rumah yang telah mereka tinggali selama sekian dekade dari generasi ke genarasi, juga penghancuran rumah-rumah… dan segala sesuatu yang terjadi mengenai Bukit Bait Suci (Temple Mount/Komplek Al-Aqsa)”.

Sedangkan dengan para pemimpin Palestina Blinken mengaku telah mendiskusikan ihwal “provokasi kekerasan atau pembiaran aksi-aksi kekerasan tanpa sanksi hukuman” serta kompensasi bagi keluarga-keluarga Palestina yang dituduh Israel sebagai teroris.

Blinken tak menyebutkan bagaimana respon kedua pihak dalam diskusi mereka dengannya. (mm/raialyoum)

Berita Terkait:

Haniyeh:  Quds Tak Dapat Dinegosiasikan

Yahya Sinwar: Kota Quds Garis Merah, Israel Musnah Jika Melangkahinya

Ketika Para Bintang Hollywood Bersimpati kepada Palestina

DISKUSI: