Menhan AS Sentil Nama Hizbullah Soal Ledakan Beirut

0
81

Washington, LiputanIslam.com –  Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyatakan tidak jelas apakah ledakan di Pelabuhan Beirut merupakan “serangan yang disengaja atau kecelakaan”, namun dia juga menyebut-nyebut nama kelompok pejuang Hizbullah yang dimusuhinya.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada akhir pekan lalu Esper meremehkan perbedaan pendapat apa pun antara Pentagon dan Gedung Putih mengenai penyebab ledakan dahsyat itu.

“Intinya adalah kami masih belum tahu” apa yang menyebabkan ledakan itu, kata Esper.

“Pada hari pertama, seperti yang dikatakan Presiden Trump dengan benar, kami pikir itu mungkin serangan, beberapa dari kami berspekulasi itu bisa jadi, misalnya, pengiriman senjata Hizbullah yang meledak, mungkin fasilitas pembuatan bom Hizbullah, siapa tahu ? ” lanjut Esper berkata sembari menyebutkan bahwa media mencoba memicu perpecahan antara dirinya dan Presiden Donald Trump.

Esper beberapa hari lalu mengatakan bahwa sebagian orang berspekulasi bahwa ledakan itu terkait dengan serangan, namun beberapa pejabat Pentagon mengatakan kepada CNN bahwa militer AS tidak memiliki informasi apa pun yang menunjuk ke serangan.

“Kemarin saya berkomentar bahwa itu lebih terlihat seperti kecelakaan dan sangat disesalkan bahwa beberapa di media … mencoba menarik perpecahan dalam pemerintahan antara mungkin saya dan Presiden dan lainnya, itu sama sekali tidak benar,” katanya.

Esper mengatakan kepada Aspen Security Forum pada hari Rabu bahwa AS “masih mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi. Sebagian besar percaya bahwa itu adalah kecelakaan seperti yang dilaporkan dan lebih dari itu saya tidak memiliki apa-apa lagi untuk dilaporkan. Ini jelas sebuah tragedi.” (mm/cnn)

Baca juga: 

Sekjen Hizbullah Serukan Penyelidikan Transparan atas Ledakan Beirut

Seorang Pejabat Ditahan dalam Proses Penyelidikan Ledakan Beirut

DISKUSI: