Mencengangkan, Begini Detik-Detik Serangan Teror yang Menggugurkan Ilmuwan Nuklir Iran

0
268

Teheran, LiputanIslam.com –   Sehari setelah terbunuhnya fisikawan Iran Prof. Mohsen Fakhrizadeh oleh serangan teror beberapa media Iran melaporkan rincian mengenai detik-detik peristiwa serangan yang terjadi pada hari Jumat (27/11/2020) tersebut.

Laporan itu menyebutkan bahwa pada Jumat pagi mobil anti peluru yang membawa Fakhrizadeh dan istrinya bergerak bersama tiga mobil regu pengawalnya dari kota Rostam Kala, Provinsi Mazandaran, menuju distrik Absard di daerah Damavand, Provinsi Teheran.

Setibanya di tujuan, kendaraan terdepan berpisah dari konvoi pengawal sejauh beberapa kilometer dari tempat kejadian untuk memeriksa dan memastikan keamanan tempat tujuan, termasuk dengan mencermati kemungkinan adanya gerakan mencurigakan.

Sejurus kemudian terdengar beberapa suara letusan sehingga mobil yang membawa Fakhrizah berhenti. Rupanya, ilmuwan ini keluar dari mobil karena mengira suara itu berasal dari benturan benda dari luar ataupun terjadi kerusakan pada mesin, padahal letusan itu berasal dari tembakan.

Saat itulah terjadi peristiwa mencekam yang berlangsung dengan sangat cepat; tiba-tiba terjadi hujan tembakan yang berasal senapan mesin otomatis yang dikendalikan dari jarak jauh dan dipasang di mobil Nissan yang diparkir sejarak 150 meter dari mobil Fakhrizadeh. Dua peluru di antaranya  menerjang bagian samping tubuh Fakhrizadeh, dan satu lainnya menembus punggungnya hingga memutus sumsum tulang belakangnya.

Saat itu pula ketua regu pengawal bergerak cepat untuk melindungi Fakhrizadeh dari tembakan sehingga dia sendiri terkena beberapa tembakan, dan sejurus kemudian mobil Nissan itu meledak.

Fakhrizadeh dilarikan ke puskesmas terdekat, dan dari situ kemudian dilarikan ke rumah sakit di Teheran, namun sayang nyawanya tak tertolong.

Peristiwa mengerikan itu berlangsung dalam tempo sekitar tiga menit tanpa ada pelaku yang terlihat di tempat kejadian, sebab tembakan sepenuhnya berasal dari senapan otomatis yang dikendalikan dari jarak jauh.

Selain Fakhrizadeh sendiri, hanya kepala regu pengawal itu yang terkena tembakan, sementara para anggotanya selamat.

Dalam proses penyelidikan diketahui bahwa pemilik mobil Nissan itu telah meninggalkan Iran pada 29 November.

Menurut lembaga pemberitaan Fars News, ilmuwan nuklir dan pejabat pertahanan terkemuka Iran itu masuk dalam daftar orang yang diincar kelompok-kelompok teroris dan Rezim Zionis Israel sejak lebih dari tiga dekade silam, dan telah terjadi beberapa kali upaya pembunuhan terhadapnya dalam beberapa tahun terakhir namun berhasil digagalkan, hingga akhirnya terkena serangan dan gugur pada Jumat pekan lalu. (mm/alalam)

Baca juga:

Tuding Israel, Presiden Iran Pastikan Balasan atas Darah Fisikawan Iran akan Datang

Curigai Israel, Para Jenderal Iran Bersumpah akan Membalas Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

 

DISKUSI: