Media Intelijen Israel Cemaskan  Drone Bawah Tanah Iran

0
214

TelAviv, LiputanIslam.com  Website Debka File yang dekat dengan badan-badan intelijen Rezim Zionis Israel menyebut pangkalan militer tersembunyi di bawah tanah Iran yang dilengkapi pesawat-pesawat nirawak (UAV/drone) militer canggih sebagai ancaman bagi Israel.

Beberapa hari lalu Iran merilis video pangkalan drone yang tersembunyi di kedalaman ratusan meter bawah tanah pegunungan Zagros. Video ini lantas menyita perhatian berbagai media Israel, dan Debka File pun menyebutkan bahwa Iran telah memperlihatkan 100 drone yang ada di dalam pangkalan yang sangat dirahasiakan tersebut.

Debka File melaporkan; “Sekelompok wartawan pilihan Iran pada Sabtu 28 Mei telah melihat lebih dari 100 unit UAV militer. Mereka terbang menuju sebuah pangkalan tersembunyi di kedalam Pegunungan Zagros Iran dalam keadaan mata tertutup selama 45 menit. Setelah mendarat, mereka disambut oleh Panglima Angkatan Bersenjata Mayjen Abdolrahim Mousavi. Dia mengatakan kepada mereka; ‘Tak syak lagi bahwa pesawat nirawak Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran adalah yang terkuat di kawasan. Kemampuan kita untuk pengembangan drone tak dapat dihentikan’.”

Debka File menyebutkan bahwa sebagian besar drone itu dipersenjatai dengan rudal QAEM-1 yang setara dengan rudal Hellfire Amerika Serikat.

Mengutip pernyataan beberapa sumbernya, Debka File melaporkan bahwa bahwa  Israel sudah lama menyadari rencana Iran menggunakan drone untuk serangan besar -besaran.

Website Israel lain, Jewish News Syndicate (JNS) menyinggung kemampuan drone Iran menerobos lapisan-lapisan pertahanan udara Israel, dan menyebutkan; “Iran juga dapat mentransfer teknologi dan sains yang memadai untuk produksi UAV ke Gaza yang hanya lebih jauh 70 km dari instalasi nuklir Demona.”

Pada Mei lalu Hamas telah menggunakan drone-drone kamikaze yang berisi bahan peledak seberat 5.5 kg. (mm/fna)

Baca juga:

Iran Ancam Balas, Israel Larang Warganya Kunjungi Negara Tetangga Iran

Badan Pengawas PBB: Iran Sudah Punya Uranium Cukup Untuk Membuat Bom Nuklir

DISKUSI: