Iran Ancam Balas, Israel Larang Warganya Kunjungi Negara Tetangga Iran

0
123

Teheran,LiputanIslam.com-Setelah bocornya pengakuan Israel kepada AS terkait keterlibatannya dalam teror Shayyad Khodaei, Panglima IRGC Hossein Salami menyatakan, ”Syuhada yang gugur di tangan orang-orang Zionis adalah para martir mulia dan berderajat tinggi, karena mereka meraih syahadah di tangan manusia-manusia paling celaka. Insya Allah kita akan membalaskan dendam Syahid Khodaei.”

Harian Times Israel melaporkan bahwa Dewan Keamanan Domestik Israel mengutarakan kekhawatirannya bahwa Iran bisa saja menargetkan warga Israel, sebagai bentuk pembalasan teror terhadap salah satu perwira IRGC.

Dewan Keamanan Domestik Israel pada Senin (30/5) melarang warganya bepergian ke Turki. Dalam statemen itu disebutkan, ”Sejak beberapa pekan lalu, bahkan sebelum Iran menganggap Israel sebagai pembunuh perwira IRGC, ada kekhawatiran besar di tengah perangkat pertahanan terkait upaya Iran untuk menyerang target-target Israel di seluruh dunia.”Dewan Keamanan Domestik mengumumkan telah meningkatkan level peringatan perjalanan ke Turki. Dewan ini menegaskan, Turki dan negara-negara yang berbatasan dengan Iran “memiliki bahaya level tinggi bagi orang-orang Israel di hari-hari ini”.

Para pejabat keamanan Zionis mengklaim, peringatan ini diberikan lantaran “adanya ancaman-ancaman nyata untuk orang Israel di Turki”. Namun tentu saja mereka tidak merincinya lebih lanjut.

Sebelum ini, Rezim Zionis meminta warganya agar tidak melakukan perjalanan ke UEA dan Bahrain. (af/fars)

DISKUSI: