Media AS Laporkan Pasukan Negara Ini akan Keluar dari Irak Sampai Akhir Tahun 2021

0
137

NewYork, LiputanIslam.com –  Surat kabar AS Wall Street Journal (WSJ) menyebutkan bahwa para petinggi Washington dan Baghdad telah bersepakat mengenai penarikan tentara AS dari Irak.

Dikutip situs berita Fars milik Iran, Kamis (22/7),  WSJ menyebutkan bahwa para pejabat senior Irak dan AS  rencananya akan segera mengumumkan kesepakatan ini dalam sebuah pernyataan resmi yang antara lain mengkonfirmasi bahwa tentara AS akan ditarik dari Irak sampai akhir tahun ini.

WSJ juga menyebutkan bahwa dalam pernyataan bersama itu juga ditekankan bahwa meski demikian Irak masih memerlukan kehadiran militer AS untuk membantu tentara Irak dalam penumpasan kelompok teroris ISIS.

Tentang ini, Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein kepada WSJ mengatakan, “Kami tidak memerlukan pasukan lebih banyak, sebab kami sendiri memiliki pasukan demikian.”

Dia menambahkan, “Apa yang kami perlukan? Yang kami perlukan adalah kerjasama di bidang informasi. Kami memerlukan pelatihan pasukan. Kami butuh pasukan yang membantu kami di udara.”

Pada tahun 2008 Irak dan AS menandatangani kesepakatan “Kerangka Strategi” yang mencanangkan penarikan pasukan AS sampai tahun 2011 atau setelah delapan tahun AS menduduki Irak.

Sejak tahun 2014 AS memimpin koalisi internasional untuk apa yang mereka klaim sebagai perang melawan ISIS. Koalisi ini mengerahkan 3000 pasukan di Irak, termasuk 2500 tentara AS.

Pada 5 Januari 2020 parlemen Irak mensahkan undang-undang yang menuntut penarikan pasukan asing tersebut dari Irak. (mm/fna)

Berita Terkait:

Menlu Irak: Perjanjian Sudah Dekat Mengenai Jadwal Penarikan Pasukan AS

Khazali Sebut PM Irak pun Tak Tahu Jumlah Serdadu AS di Irak

 

DISKUSI: