Khazali Sebut PM Irak pun Tak Tahu Jumlah Serdadu AS di Irak

0
147

Baghdad,LiputanIslam.com-Terjadinya sejumlah insiden mematikan di Irak baru-baru ini disebut sebagian pihak dilatarbelakangi motif-motif politis. Di antaranya adalah ledakan di distrik Sadr di Baghdad dan sejumlah kebakaran di beberapa titik di Irak.

“Melalui keberadaan teroris ISIS, AS berusaha menemukan pembenaran untuk mempertahankan eksistensinya di Irak. Semua tahu bahwa ISIS adalah ciptaan AS-Israel-Arab Teluk. ISIS dikendalikan oleh agen-agen intelijen mereka,” kata Sekjen Ashaib Ahl al-Haqi Qais Khazali.

Diberitakan oleh stasiun televisi al-Ahd, Khazali menyebut AS sebagai penyebab meningkatnya aksi ISIS dalam periode saat ini. Ia menegaskan, Washington bertanggung jawab atas pembunuhan rakyat Irak, dan pasti akan menerima balasan atas itu.

Terkait keberadaan Tentara AS di Irak, Khazali  mengatakan bahwa Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi tidak bisa meminta AS untuk mengeluarkan pasukannya dari Irak.

“Tak seorang pun tahu jumlah serdadu AS di Irak. Bahkan Perdana Menteri pun tidak bisa memasuki pangkalan-pangkalan AS dan menghitung jumlah serdadunya,”tandas Khazali.

Ia membeberkan, kontrol langit Irak saat ini berada di tangan AS sepenuhnya. Namun ia menegaskan bahwa jet-jet AS tak akan diperkenankan tetap berada di Irak.

Khazali menegaskan, para konsultan militer AS sama sekali tidak berguna bagi Tentara Irak. Menurutnya, AS akan mengeluarkan pasukan Koalisi Internasional dari Irak dan menggantikannya dengan pasukan lain dengan bungkus NATO. (af/fars)

Baca Juga:

Soal Ledakan di Baghdad, Hizbullah Irak: Sunni dan Syiah Sama-Sama Jadi Korban Kejahatan AS

Kelompok Pejuang Irak: Tak Ada Tempat Aman Bagi Pasukan AS di Irak

DISKUSI: