Mantan Direktur CIA: Tekanan AS Cenderung Gagal Karena Iran Punya Kultur Resistensi

0
121

Dublin, LiputanIslam.com –   Mantan Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat (CIA) John Brennan menyatakan bahwa kebijakan tekanan presiden negara ini, Donald Trump, terhadap Teheran tidak akan berhasil karena resistensi sudah menjadi budaya di Iran.

“Amerika Serikat (AS) hendaknya mengabaikan cara buntu menekan rezim Iran karena negara ini memiliki budaya resistensi,” ujarnya, seperti dilansir surat kabar Irlandia, Irish Times News, dan dikutip Fars, Senin (10/6/2019).

Baca: Rouhani Minta Eropa Melawan “Terorisme Ekonomi” AS Terhadap Iran

Dia menjelaskan, “Dengan mundur dari perjanjian nuklir, memasukkan Korps Garda Revolusi (IRGC), dan mendesak pihak-pihak Eropa agar mengabaikan komitmennya pada perjanjian itu maka asumsi yang dominan di Iran ialah bahwa pemerintahan Trump pada akhirnya bermaksud mengggulingkan rezim (Iran).”

Menurut Brennan, tindakan Trump mengangkat John Bolton sebagai penasehat keamanan nasional dan Mike Pompeo sebagai menteri luar negeri merupakan salah satu penyebab meningkatnya tekanan AS terhadap Iran.

Baca: Iran Tegaskan Tak Perlu Izin Siapapun Dalam Pengembangan Daya Pertahanan

Dia menambahkan bahwa sejak menjabat sebagai presiden AS pada tahun 2017 Trump mengambilkan kebijakan keras terhadap Iran, dan setelah satu setengah tahun masa jabatannya itu dia menarik AS secara sepihak dari perjanjian nuklir Iran serta menerapkan embargo terhadapnya, kemudian menekan pihak-pihak lain, terutama negara-negara Eropa, agar mengikuti jejaknya meninggalkan perjanjian itu. (mm/fars)

DISKUSI: