Ledakan di Fasilitas Nuklir Iran Diduga Sabotase, Teheran Tegaskan Berhak Menindak Pelakunya

0
294

Teheran, LiputanIslam.com –   Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Ali-Akbar Salehi menyatakan bahwa Iran berhak untuk bertindak terhadap pelaku insiden ledakan yang terjadi pada Sabtu malam (10/4) di fasilitas nuklir Natanz milik negara ini.

“Insiden ini menunjukkan kekalahan para penentang kemajuan industri dan politik Iran sehingga tak mengendurkan upaya untuk mencegah perkembangan signifikan industri nuklir,” ujar Salehi, Ahad (11/4).

Dia menyebut insiden itu juga menunjukkan kegagalan musuh-musuh Iran dalam pembicaraan nuklir belakangan ini, yang berfokus pada tuntutan pencabutan sanksi AS terhadap Iran.

Salehi menegaskan negaranya berhak menindak para pelaku “terorisme nuklir” itu, dan menyerukan kepada komunitas internasional, terutama Badan Energi Atom Internasional (IAEA), agar turut bertindak.

Juru bicara AEOI Behrouz Kamalvandi di hari yang sama mengatakan bahwa insiden itu terjadi di bagian jaringan distribusi listrik fasilitas Shahid Ahmadi Roshan di Natanz.

“Namun insiden tersebut tidak menyebabkan cedera atau polusi pada manusia,” lanjutnya.

Penyebab kecelakaan sedang diselidiki dan informasi lebih lanjut akan diumumkan kemudian.

Seorang anggota parlemen di Parlemen Iran menyatakan bahwa insiden itu diduga sabotase dan infiltrasi.

“Insiden ini, yang terjadi pada peringatan Hari Teknologi Nuklir Nasional dan ketika Iran berupaya mendesak Barat agar  mencabut sanksi, diduga sabotase dan infiltrasi,” tulis anggota Komisi Energi Parlemen Iran Malek Shariati Niasar di Twitter.

“Hari ini, setelah mendapat informasi tentang kejadian ini, kami mengikuti dimensi dan detail persoalan tersebut di parlemen, dan setelah ada kesimpulan, hasilnya akan diumumkan,” tambahnya.

Di pihak lain, sumber intelijen Israel menyatakan bahwa kerugian Iran akibat insiden itu “akan merusak kemampuan Teheran dalam pengayaan uranium”.

Dikutip saluran resmi Israel Kan, sumber itu mengatakan, “Kerugian yang menimpa instalasi nuklir Natanz besar dan merusak kemampuan Iran memperkaya uranium.”

Saluran itu juga menyebutkan, “Badan keamanan luar negeri Israel (Mossad) berada di balik ledakan reaktor Natanz kemarin malam.”

Beberapa hari sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa segala kesepakatan mengenai nuklir Iran tidak akan pernah mengikat Israel dan tak ada yang dapat mencegah upaya Israel menghentikan proyek nuklir Iran. (mm/fna/mna/raialyoum)

Baca juga:

Iran: AS Harus Berikan Bukti dengan Tindakan, Bukan di Atas Kertas

Iran Tegaskan akan Terus Beri Dukungan Kuat kepada Suriah

DISKUSI: