Lawatan Pertama ke Negara Arab Sejak 2011, Assad Kunjungi UEA

0
381

Dubai, LiputanIslam.com –  Untuk pertama kalinya sejak Suriah dilanda gejolak pemberontakan dan terorisme yang didanai berbagai negara asing pada tahun 2019, Presiden Suriah Bashar Al-Assad bersama rombongan pejabatnya berkunjung ke sesama negara Arab dengan berkunjung ke Uni Emirat Arab (UEA).

Kantor berita Suriah dan UEA, Jumat (18/3), melaporkan bahwa dalam kunjungan itu al-Assad bertemu Perdana Menteri dan Wakil Presiden Uni Emirat Arab dan penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Pertemuan itu terjadi beberapa hari setelah peringatan 11 tahun dimulainya pemberontakan dan terorisme yang gagal menggulingkan Assad.

Kantor kepresidenan Suriah melaporkan bahwa pertemuan itu juga dihadiri para petinggi Suriah dan UEA lainnya.

Kantor berita Suriah, SANA, menyebutkan bahwa pertemuan antara Assad dan Al Maktoum “menangani keseluruhan hubungan antara kedua negara dan prospek untuk memperluas lingkaran kerjasama bilateral, terutama di tingkat ekonomi, investasi dan komersial.”

Sementara kantor berita UEA, WAM, melaporkan bahwa kedua pemimpin itu membahas “masalah yang menjadi perhatian bersama”, seperti integritas teritorial Suriah dan penarikan pasukan asing dari negara ini.

Saluran Al-Jazeera yang berbasis di Qatar menyebutkan bahwa kunjungan ini menjadi sinyal paling jelas bahwa beberapa negara di dunia Arab bersedia menjalin hubungan lagi dengan presiden Suriah yang semula mereka jauhi.

Beberapa negara Arab memulihkan hubungan dengan Assad, termasuk Yordania, yang telah mendesak AS untuk mengurangi sanksi terhadap Damaskus. (mm/alalam/aljazeera)

Baca juga:

Sayid Nasrallah Tanggapi Rumor Pasukan Hizbullah Bantu Tentara Rusia di Ukraina

Serangan Rudal dan Siber terhadap Israel, Saatnya Iran Beraksi?

DISKUSI: