Latihan Perang, Sistem Rudal Mersad Buatan Iran Rontokkan Drone

0
160

Teheran, LiputanIslam.com   Sistem pertahanan udara Mersad buatan  Iran telah mendeteksi dan menghancurkan drone yang terbang di langit di atas suatu wilayah, di mana Angkatan Bersenjata Iran melakukan manuver militer skala besar bersandi “Zolfaghar 1401” yang melibatkan berbagai divisi pasukan.

Latihan Zolfaqar 1401 dimulai pada Kamis malam lalu, dan menampilkan bagian-bagian infanteri, unit lapis baja dan mekanis, kapal permukaan, kapal selam dan kapal terbang, sistem pertahanan udara, anggota pasukan komando laut, dan pembom strategis.

Pada hari ketiga latihan bersama, Minggu (1/1), yang berlangsung di area yang terbentang dari pelabuhan dan perairan selatan negara itu hingga ujung utara Samudera Hindia, radar sistem rudal Mersad mencegat target udara di ketinggian menengah saat berusaha menembus wilayah udara Iran.

Sistem tersebut, berkoordinasi dengan Sistem Pertahanan Udara Terpadu Angkatan Bersenjata Iran, kemudian meluncurkan rudal dan menyerang drone pengintai  saat terbang di ketinggian 25.000 kaki dan pada jarak 150 kilometer jauhnya.

Mersad adalah sistem pertahanan rudal taktis, mobile, dan gesit yang dikembangkan oleh para ahli militer Iran.

Jangkauan deteksinya telah ditingkatkan dari 100 kilometer menjadi 150 kilometer. Sistem ini menggunakan teknologi canggih, memiliki akurasi dan kontinuitas operasional yang tinggi, serta dapat mengunci target dan menghancurkannya pada jarak 40 kilometer.

Mersad dapat dikerahkan dalam waktu kurang dari 7 menit dan  mampu mengubah posisinya dalam jangka waktu yang sama setelah meluncurkan misil.

Sementa itu, kapal selam Tareq kelas Kilo Iran meluncurkan torpedo Mi’ad buatan dalam negeri untuk pertama kalinya mencapai target maritim yang ditentukan.

Kapal selam Qadir juga meledakkan berbagai target dengan torpedo pintar Valfajr yang berkecepatan tinggi serta juga buatan dalam negeri.

Helikopter multi-misi Sikorsky SH militerIran juga meluncurkan ke dalam air torpedo udara, yang mendorong dirinya ke sasaran dan menghancurkannya.

Berkat hulu ledaknya dengan kekuatan penghancur yang sangat besar, torpedo ini dapat menghancurkan dan menenggelamkan kapal angkatan laut besar dalam hitungan detik.

Fitur yang membedakan Valfajr adalah waktu persiapan pra-peluncuran yang singkat, yang secara dramatis meningkatkan kemampuan taktis, kinerja, dan reaksi cepat dari unit-unit tempur, baik kapal perang maupun kapal selam.

Valfajr dikatakan memiliki jangkauan yang lebih jauh, lebih presisi, dan daya rusak yang lebih tinggi dibandingkan dengan torpedo sejenis.

Juru bicara latihan itu, Brigadir Jenderal Alireza Sheikh, mengatakan latihan itu dimaksudkan untuk meningkatkan pelatihan dan kesiapan tempur serta mengimplementasikan beberapa rencana operasional dan intelijen untuk meningkatkan keamanan kawasan.

Dia mengyebut pemanfaatan perangkat keras dan peralatan militer pribumi sebagai salah satu poin luar biasa dari latihan itu.

Komandan latihan militer itu, Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Laksamana Muda Habibollah Sayyari, Kamis lalu mengatakan bahwa manuver itu membawa pesan bahwa negara-negara kawasan Teluk dapat menjamin keamanan dan perdamaian di lingkungan mereka melalui kerja sama, tanpa bergantung pada pihak luar. (mm/presstv)

Baca juga:

Angkatan Laut Iran Gelar Latihan Tempur “Perang Sebelum Perang” di Laut Oman

Iran: Israellah yang akan Musnah akibat Kebusukan Esensinya

DISKUSI: