Lapid dan Bennet Setuju bahwa Knesset Dibubarkan

0
1

Tel Aviv,LiputanIslam.com- Media-media memberitakan, PM Naftali Bennet dan Menlu Yair Lapid telah sepakat mengenai pembubaran Knesset (Parlemen Israel) dan penyelenggaraan pemilu secepatnya.

Harian Haaretz mengumumkan bahwa Bennett dan Lapid setuju untuk melakukan pemungutan suara pembubaran Knessett pada pekan depan. Apabila pemungutan suara ini disahkan, Lapor akan menjadi PM Israel sementara berikutnya.

Bennett dan Lapid dalam statemen bersama mengungkapkan, mereka telah mencoba berbagai cara untuk menstabilkan aliansi mereka, yang terbentuk setahun yang lalu.

“Setelah semua cara untuk menstabilkan aliansi ini dicoba, Naftali Bennett dan Yair Lapid memutuskan bahwa proposal pembubaran Knessett akan diajukan pekan mendatang. Setelah disahkan, program jabatan putaran Perdana Menteri akan dilaksanakan,”itulah yang disebutkan dalam statemen tersebut.

”Selama pekan-pekan terakhir, kami melakukan usaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Pemerintahan ini. Saya melakukan banyak dialog dan sadar bahwa jika Knessett tidak dilengserkan dalam tempo 10 hari, keamanan Israel akan terancam,”kata Bennett dalam jumpa pers Senin malam lalu.

Itu berarti dalam 3,5 tahun terakhir di Tanah Pendudukan, pemilu ini akan menjadi pemilu yang ke-5. Pemilu baru direncanakan akan dilangsungkan pada 25 Oktober nanti.

Sumber-sumber dekat Bennett mengatakan kepada Jerusalem Post, tujuan Bennett dan Lapid adalah mengadakan pemilu sesuai syarat-syarat mereka sendiri, sehingga mereka tidak terpaksa menerima syarat-syarat yang digulirkan oleh  pemimpin oposisi Kabinet, Benyamin Netanyahu.

Dalam statemennya, Netanyahu menyatakan bahwa Pemerintahan Bennett gagal total dalam masalah keamanan, politik, dan ekonomi. Ia mengumumkan akan membentuk sebuah ‘Pemerintahan Aliansi Besar.”

Dalam statemen bersama di atas disebutkan, Lapir akan menjadi PM Pelaksana Tugas hingga diadakannya Pemilu dan terbentuknya Kabinet baru. Lapid juga yang akan menyambut Presiden AS Joe Biden saat melawan ke Tanah Pendudukan dalam waktu dekat ini. (af/fars)

Baca Juga:

Jenderal Iran: Pesawat Pembom AS dan Jet Tempur Israel di Teluk Persia Cuma Pamer Belaka

PM Israel Diancam Hingga 3 Kali via Surat dan Medsos

 

DISKUSI: