Kubu Resistensi Palestina Beri Israel Tenggat Waktu untuk Tarik Pasukan dari Al-Aqsa

0
487

Gaza, LiputanIslam.com –   Para pemimpin kubu resistensi Palestina menetapkan tenggat waktu paling lembat Senin pukul 18.00 waktu setempat kepada Rezim Zionis Israel untuk menarik pasukannya dari komplek Masjid Al-Aqsa di kota Quds.

Juru bicara Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, Abu Obeida, di Twitter, Senin (10/5), menyatakan, “Para pemimpin kubu resistensi di pusat komando bersama memberikan kepada rezim pendudukan (Israel) tenggat waktu sampai jam 6 sore hari ini untuk menarik pasukan dan para perampasnya dari Masjid Al-Aqsa yang diberkahi dan dari lingkungan Sheikh Jarrah serta membebaskan semua orang yang ditangkap selama gelombang kebangkitan (rakyat Palestina) belakangan ini. Jika tidak maka orang yang telah memberikan peringatan akan memiliki alasan (untuk bertindak).”

Sementara itu, berbagai faksi pejuang Palestina telah menyerukan kepada khalayak Palestina untuk bergerak secara massal menuju Al-Quds demi mencegah berlanjutnya serangan pasukan dan warga Zionis ke Masjid Al-Aqsa. Mereka menegaskan bahwa para pejuang tidak akan berdiam diri.

Sekjen Gerakan Al-Ahrar, Khalil Abu Khalid, dalam jumpa pers faksi-faksi pejuang Palestina di halaman gedung parlemen Gaza, Senin, menegaskan, “Bangsa kami di Quds senantiasa berada dalam konfrontasi langsung melawan rezim pendudukan untuk menghadang kejahatan dan pelanggaran imigran Zionis terhadap Masjid Al-Aqsa.”

Dia menambahkan, “Gaza sekarang menentukan sikap dan menyatakan kepada saudara-saudara  kami di Quds bahwa mereka tak sendirian. Kubu resistensi telah menyatakan keputusannya dan telah menyampaikan peringatan belakangan ini atas nama para komandan resistens. Kami katakan bahwa kubu resistensi memantau apa yang terjadi, jari-jari mereka ada di pelatuk dan tak akan membiarkan musuh mencelakakan rakyat kami.”

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dukungannya kepada aksi-aksi brutal pasukan Zionis di Quds dan komplek Masjid Al-Aqsa, sembari menuding media massa dunia telah membuat laporan-laporan yang keliru mengenai apa yang terjadi di sana. (mm/alalam/raialyoum)

Berita terkait:

Haniyeh: Hamas Tak akan Tinggal Diam terhadap Kebrutalan Israel di Quds

[Video] Mencekam, Masjid Al-Aqsa Jadi Ajang Kebrutalan Pasukan Israel, 305 Orang Palestina Terluka

DISKUSI: