Kontak Telefon dengan Maduro, Rouhani: Imperialisme AS Lebih Berbahaya daripada Covid-19

0
733

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut imperialisme AS sebagai virus, yang bahkan “lebih berbahaya” bagi daripada virus corona novel (Covid-19) bagi masyarakat internasional.

“Negara-negara yang merdeka dan mencari kebebasan semisal Iran dan Venezuela selalu mendapat tekanan akibat tuntutan dan intimidasi berlebihan para pejabat AS,” kata Rouhani dalam percakapann telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Senin (13/4/2020).

“Iran dan Venezuela berhasil melawan virus AS yang agresif dan lama selama bertahun-tahun melalui solidaritas dan perluasan kerjasama,” lanjutnya.

Menyinggung perencanaan Iran serta tindakan dan pemenuhan kebutuhannya dalam perang melawan Covid-19, termasuk produksi alat uji diagnostik,  Rouhani memastikan kesediaan Teheran berbagi pengalaman kepada Caracas dalam perang melawan pandemi ini.

Rouhani menekankan pentingnya penguatan kerjasama bilateral lebih lanjut.

“Perluasan kerjasama dan hubungan antara kedua negara tentu akan melayani kepentingan bangsa Iran dan bangsa Venezuela,” ujarnya.

Di pihak lain, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyatakan Teheran dan Caracas selalu bersatu dan berada di satu front yang sama dalam perlawanan terhadap imperialisme.

Maduro juga memuji prestasi Iran dalam perang  melawan Covid-19, dan mengatakan bahwa semua negara sekarang terlibat dalam perang besar ini.

Baca: Iran Raih Prestasi Baru Dalam Perang Melawan Pandemi COVID 19

Presiden Venezuela juga menyebutkan kesediaan negaranya menimba dan memanfaatkan pengalaman Iran dalam penanggulangan wabah yang melanda hampir semua negara dunia ini.

Pada kesempatan  lain sehari sebelumnya, Presiden Rouhani menyatakan bahwa meskipun Iran yang notabene negara terparah dilanda Covid-19 di Timur Tengah dikenai embargo berat oleh AS namun masih dapat bertindak lebih baik daripada negara-negara Eropa dalam memerangi wabah mematikan ini.

Baca: Rouhani: Meski Dikenai Sanksi, Iran Lebih Baik daripada Eropa dalam Perangi COVID-19

(mm/presstv/alalam/fna)

DISKUSI: