Kontak Telefon dengan Abbas, Putin Kecam Aksi Israel terhadap Orang Palestina

0
281

Ramallah, LiputanIslam.com  Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam percakapan telepon, Senin (18/4), membahas perkembangan situasi Palestina dan internasional, serta hubungan bilateral antara kedua negara.

Kantor Berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa dalam panggilan telepo itu Presiden Putin menegaskan dukungan Rusia kepada hak bangsa Palestina, dan bahwa Rusia akan terus memberikan dukungan politiknya untuk perjuangan Palestina di semua forum internasional dan terkait dengan apa yang terjadi di kota Quds (Yerussalem) dan Masjid Al-Aqsa.

Putin mengecamaksi Israel melarang jamaah Palestina mengakses Masjid Al-Aqsha, dan menekan keharusan Israel menghormati status historis Masjid Al-Aqsha dan Quds.

Mengenai ketahanan pangan, Putin menekankan bahwa Rusia akan menyediakan semua kebutuhan Palestina dan importir lainnya di Timur Tengah berupa gandum dan produk-produk Rusia lainnya sesuai langkah-langkah Rusia, dan akan melakukan segala upaya untuk mencapai solusi negosiasi bagi krisis Ukraina.

Di pihak lain, Presiden Mahmoud Abbas menjelaskan kepada Putin perkembangan terbaru, terutama “apa yang terjadi di kota Quds berupa serangan sehari-hari ke Masjid Al-Aqsa oleh para pemukim ekstremis (Zionis) di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel, yang bertindak secara brutal terhadap jamaah, dalam pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan status quo hukum dan sejarah.”

Presiden Palestina berterima kasih kepada Rusia atas “sikapnya mendukung hak-hak bangsa Palestina di semua forum internasional.”

Presiden Abbas menekankan perlunya “menghormati hukum internasional, dan bekerja untuk mengakhiri pendudukan Israel atas tanah Negara Palestina, dengan Quds Timur sebagai ibu kotanya, di bawah naungan Kuartet Internasional dan sesuai dengan legitimasi internasional,” dan “keharusan pemberian perlindungan internasional bagi bangsaPalestina”.

Putin dan Abbas sepakat untuk terus melakukan kontak dan pembicaraan antara keduanya di semua level. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Presiden Raisi: Israel Bisa Jadi Sasaran Gempuran Militer Iran

Resistansi Palestina Bantah Gencatan Senjata dengan Israel

DISKUSI: