Kongres AS Berusaha Hentikan Perang Yaman, Dubes UEA di Washington Marah Besar

0
108

Youser Al-Otaiba. dubes UEA untuk AS

Washington, LiputanIslam.com –  Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Amerika Serikat (AS) Yousef Otaiba dilaporkan tak segan-segan menunjukkan marah besarnya atas upaya Kongres untuk menghentikan keterlibatan AS dalam perang Yaman.

Media online The Intercept yang berbasis di AS, Jumat (12/2),  melaporkan bahwa Otaiba “sangat marah” terhadap Ro Khanna, anggota Kongres dari Partai Demokrat yang memimpin upaya penghentian dukungan dan keterlibatan AS dalam perang Yaman yang dikendalikan oleh Arab Saudi dan UEA.

Khanna mengaku terkejut melihat perlakuan diplomat UEAtersebut.

“Saya tidak pernah memiliki duta besar negara lain datang ke kantor saya dan benar-benar berteriak kepada saya, tapi itulah yang saya alami dengan duta besar untuk UEA,” kata Khanna tentang Otaiba dalam wawancara untuk podcast The Intercept’s Deconstructed.

“Itu membuat saya berpikir bahwa ada kesombongan yang nyata, perasaan berhak yang nyata, perasaan bahwa dia menganggap dirinya sangat kuat sehingga dia dapat bertindak seperti itu. Dan saya belum pernah benar-benar melihat itu sebelumnya,” lanjut Khanna.

Khanna, seorang Demokrat California yang dilantik pada Januari 2017, mengaku tak tidak dapat mengingat dengan pasti kapan pertemuan itu terjadi, tapi dalam pertemuan berikutnya Otaiba terlihat lebih tenang.

“Kami bertemu lagi satu atau dua kali dan dia mengurangi itu dalam pertemuan berikutnya, tapi saya hanya berpikir ini adalah indikasi betapa kuatnya kepentingan ini,” kata Khanna.

Sementara itu, Richard Mintz dari The Harbour Group, yang mewakili UEA di Washington, mengatakan bahwa Otaiba  membantah pernah meninggikan suaranya terhadap Khanna.

The Intercept menyebutkan bahwa kembalinya Demokrat ke tampuk kekuasaan di AS, termasuk para tokoh yang ditentang oleh UEA terkait kesepakatan nuklir Iran di akhir pemerintahan Barack Obama kini menyulitkan Otaiba, terutama karena UEA sangat berperan dalam memfasilitasi sepak terjang Trump di Timur Tengah sehingga oleh perusahaan real estat Kushner diperlakukan sebagai sumber pendanaan.

The Intercept juga menyebutkan bahwa meskipun UEA merupakan negara kecil namun Otaiba tergolong dubes yang paling dikenal di Washington karena “pesonanya, pesta mewahnya, kedermawanannya, dan teman-temannya yang luas di eselon atas pemerintahan Washington.” (mm/theintercept)

Baca juga:

Mantan Menlu AS Sebut Penghapusan Ansarullah dari Daftar Teroris Hadiah Biden untuk Iran

Empat Sebab Mengapa Ansarullah Kembali Menggempur Saudi Meski Terjadi Perubahan Kebijakan AS

DISKUSI: