Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Kongres AS Berusaha Hentikan Perang Yaman, Dubes UEA di Washington Marah Besar

Published 13/02/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Youser Al-Otaiba. dubes UEA untuk AS

Washington, LiputanIslam.com –  Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Amerika Serikat (AS) Yousef Otaiba dilaporkan tak segan-segan menunjukkan marah besarnya atas upaya Kongres untuk menghentikan keterlibatan AS dalam perang Yaman.

Media online The Intercept yang berbasis di AS, Jumat (12/2),  melaporkan bahwa Otaiba “sangat marah” terhadap Ro Khanna, anggota Kongres dari Partai Demokrat yang memimpin upaya penghentian dukungan dan keterlibatan AS dalam perang Yaman yang dikendalikan oleh Arab Saudi dan UEA.

Khanna mengaku terkejut melihat perlakuan diplomat UEAtersebut.

“Saya tidak pernah memiliki duta besar negara lain datang ke kantor saya dan benar-benar berteriak kepada saya, tapi itulah yang saya alami dengan duta besar untuk UEA,” kata Khanna tentang Otaiba dalam wawancara untuk podcast The Intercept’s Deconstructed.

“Itu membuat saya berpikir bahwa ada kesombongan yang nyata, perasaan berhak yang nyata, perasaan bahwa dia menganggap dirinya sangat kuat sehingga dia dapat bertindak seperti itu. Dan saya belum pernah benar-benar melihat itu sebelumnya,” lanjut Khanna.

Khanna, seorang Demokrat California yang dilantik pada Januari 2017, mengaku tak tidak dapat mengingat dengan pasti kapan pertemuan itu terjadi, tapi dalam pertemuan berikutnya Otaiba terlihat lebih tenang.

“Kami bertemu lagi satu atau dua kali dan dia mengurangi itu dalam pertemuan berikutnya, tapi saya hanya berpikir ini adalah indikasi betapa kuatnya kepentingan ini,” kata Khanna.

Sementara itu, Richard Mintz dari The Harbour Group, yang mewakili UEA di Washington, mengatakan bahwa Otaiba  membantah pernah meninggikan suaranya terhadap Khanna.

The Intercept menyebutkan bahwa kembalinya Demokrat ke tampuk kekuasaan di AS, termasuk para tokoh yang ditentang oleh UEA terkait kesepakatan nuklir Iran di akhir pemerintahan Barack Obama kini menyulitkan Otaiba, terutama karena UEA sangat berperan dalam memfasilitasi sepak terjang Trump di Timur Tengah sehingga oleh perusahaan real estat Kushner diperlakukan sebagai sumber pendanaan.

The Intercept juga menyebutkan bahwa meskipun UEA merupakan negara kecil namun Otaiba tergolong dubes yang paling dikenal di Washington karena “pesonanya, pesta mewahnya, kedermawanannya, dan teman-temannya yang luas di eselon atas pemerintahan Washington.” (mm/theintercept)

Baca juga:

Mantan Menlu AS Sebut Penghapusan Ansarullah dari Daftar Teroris Hadiah Biden untuk Iran

Empat Sebab Mengapa Ansarullah Kembali Menggempur Saudi Meski Terjadi Perubahan Kebijakan AS

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account