Komisi Pemilu Irak Putuskan Hitung Ulang Surat Suara di 2000 TPS

0
184

Teheran, LiputanIslam.com –  Komisi Pemilihan Tinggi Independen Irak, Selasa (26/10), merilis pernyataan mengenai berbagai pengaduan yang telah diajukan terkait dengan hasil awal pemilu parlemen Irak 2021.

Dalam siaran persnya, komisi itu menyatakan pihaknya “telah mulai memeriksa semua pengaduan sejak kemarin, Senin, beserta semua aspek terkait, dengan mempelajari pengaduan dan menanganinya sesuai dengan konteks hukum, dan juga telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan melalui pernyataan-pernyataan yang dikeluarkannya setiap hari sejak mulai menerima pengaduan yang diajukan oleh para kandidat, partai, dan aliansi.”

Komisi Pemilihan Tinggi Independen Irak menambahkan, “Dewan Komisi mengambil keputusan untuk membuka sejumlah kotak pemungutan suara, sesuai dengan imbauan yang diajukan, dengan jumlah lebih dari 2.000 kotak yang tersebar di berbagai provinsi, berdasarkan prosedur hukum yang dipublikasikan melalui situs resmi komisi ini. ”

Komisi itu menjelaskan, “Proses penghitungan dan penyortiran akan dimulai dari Provinsi Nineveh besok, Rabu, pukul delapan pagi hingga pukul lima sore, disusul Provinsi Babil pada Kamis, sedangkan Jumat akan menjadi saksi dimulainya proses penghitungan dan penyortiran kotak yang diperebutkan di daerah Rusafa di Baghdad.”

Komisi itu juga menyebutkan, “Kami akan mengirimkan rekomendasi ke pengadilan pemilu tentang pengaduan ini sehubungan dengan hasil penghitungan dan penyortiran manual, dan kami mengundang wakil-wakil para kandidat yang menggugat hasil pemilu dan tim pemantau untuk hadir memantau penghitungan dan proses penyortiran di Baghdad di aula kehormatan di alun-alun perayaan.” (mm/alalam)

Baca juga:

Mantan PM Irak: Protes terhadap Hasil Pemilu Hendaknya Dilakukan secara Damai

Suhu Politik Irak Memanas,  Aksi Protes Bermunculan terhadap Hasil Sementara Pemilu

DISKUSI: