Mantan PM Irak: Protes terhadap Hasil Pemilu Hendaknya Dilakukan secara Damai

0
241

Baghdad,LiputanIslam.com-Mantan PM Irak dan pemimpin Aliansi Daulah al-Qanun, Nouri al-Maliki menyatakan, protes terhadap hasil pemilu hendaknya dilakukan secara damai.

“Ditujukan kepada semua warga yang terhormat, saya berbicara kepada kalian di tengah kondisi genting dan berbahaya menuju proses politik. Saya berharap agar protes kalian terhadap hasil pemilu dilakukan secara damai dengan menjaga keamanan serta ketertiban. Dengan demikian, para perusuh tidak akan bisa menyalahgunakannya, karena ini akan bertentangan dengan seruan dan upaya kami untuk mewujudkan keamanan serta stabilitas,”cuit al-Maliki.

Sementara itu, anggota dan kandidat dari Aliansi al-Fath dalam pemilu legislatif 2021 Irak, Mahmud al-Hayani mengatakan bahwa hasil yang diumumkan Komisi Tinggi Pemilu adalah “kudeta atas mekanisme politik”.

Menurut laporan Al-Maalomah, al-Hayani menilai bahwa al-Hashd al-Shaabi menjadi target sebuah konspirasi besar. Para konspirator ini bertujuan melenyapkan al-Hashd al-Shaabi dan melemahkan para pendukungnya.

Menurut al-Hayani, pengumuman Komisi Tinggi Pemilu dan proses pemilu tidak lebih dari sebuah upaya untuk mengelabui Aliansi al-Fath.

“Hasil yang diumumkan adalah upaya untuk melemahkan Aliansi al-Fath dan kudeta terhadap mekanisme politik. Al-Hashd al-Shaabi hari ini terancam oleh sebuah konspirasi besar. Namun pada akhirnya, semua usaha ini akan gagal, sebab al-Hashd al-Shaabi adalah reprenstasi semua kelompok rakyat dan tidak terkait dengan kelompok tertentu,” kata al-Hayani. (af/fars)

Baca Juga:

Suhu Politik Irak Memanas,  Aksi Protes Bermunculan terhadap Hasil Sementara Pemilu

Merasa Didiskriminasi, Iran: Percuma Jadi Anggota IAEA

DISKUSI: