Klarifikasi Menlu Turki: Erdogan Tak Sadar Puisi yang Dibacanya Melukai Perasaan Iran

0
223

Teheran, LiputanIslam.com –   Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ternyata tidak menyadari bahwa syair yang dia bacakan dalam upacara parade militer Azerbaijan di kota Baku pada hari Kamis lalu menyinggung perasaan Iran.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyampaikan klarifikasi tersebut dalam pembicaraan telepon dengan sejawatnya dari Iran Mohammad Javad Zarif, Sabtu (12/12/2020).

Bertolak dari eratnya hubungan persahabatan Ankara-Teheran, Cavusoglu mengatakan bahwa Presiden Turki menghormati integritas teritorial dan kedaulatan nasional Iran. Dia menambahkan bahwa Erdogan tidak menyadari sensibilitas puisi yang dia bacakan pada upacara parade militer Azerbaijan.

Di pihak lain, Menteri Luar Negeri Iran juga menekankan pentingnya hubungan persahabatan kedua negara dan menyatakan harapannya agar keduanya dapat memperluas hubungan bilateral di masa mendatang.

Seperti pernah diberitakan, pada upacara yang juga dihadiri oleh Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev tersebut Erdogan membacakan syair yang antara lain menyebutkan Sungai Aras di yang terletak di wilayah Iran dekat perbatasannya dengan Azerbaijan.

Syair yang digubah oleh penyair Azerbaijan Mohammad Ibrahimov itu menyinggung perasaan Iran karena menyebutkan bahwa sungai itu seakan direbut Iran dari Azerbaijan, padahal Azerbaijan sendiri semula adalah wilayah Iran yang direbut oleh Rusia dalam perang pada abad ke-19.

Akibatnya, berbagai pihak di Iran, termasuk parlemen, mengecam pembacaan puisi tersebut, dan Kementerian Luar Negeri Iran bahkan memanggil Duta Besar Turki Derya Ors untuk menyampai nota protes atas peristiwa tersebut. (mm/mehrnews)

Baca juga:

Kecam Keras Pernyataan Erdogan di Azerbaijan, Kemlu Iran Panggil Dubes Turki

Turki Tunjuk Duta Besar Barunya untuk Israel, Ada Apa?

 

DISKUSI: