Khatib Jumat di Saudi Diminta Umumkan “Kesesatan” Ikhwanul Muslimin

0
81

Riyadh, LiputanIslam.com –  Menteri Urusan Keislaman, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi Abdul Latif Al-Sheikh menginstruksikan agar khutbah Jumat hari ini (13/11/2020) dikhususkan untuk menyampaikan pernyataan Dewan Ulama Senior bahwa Ikhwanul Muslimin (IM) merupakan kelompok sesat dan teroris.

Arahan itu disampaikan Kamis kemarin setelah pada Selasa lalu Dewan Ulama Senior Saudi merilis pernyata bahwa IM merupakan “kelompok teroris yang tidak mewakili manhaj Islam” dan mengejar ambisi politik.

“Kelompok Ikhwanul Muslimin adalah kelompok teroris yang alih-alih mewakili manhaj Islam bertujuan mencapai kekuasan,” bunyi pernyataan itu.

Abdul Latif Al-Sheikh di Twitter, Kamis, menyatakan, “Saya memberi arahan kepada rekan-rekan kami yang mulia para khatib di berbagai kawasan Kerajaan ini secara umum agar mengkhususkan khutbah Jumat mendatang untuk berbicara mengenai pernyataan yang menyembuhkan dan mencukupi dari Dewan Ulama Senior, dan yang isinya ialah bahwa kelompok IM adalah kelompok teroris yang tidak mewakili manhaj Islam. Pernyataan ini hendaknya dibacakan secara keseluruhan dalam khutbah. Semoga Allah Ta’ala melindungi negeri ini dan hamba-hamba dari keburukan mereka.”

Seruan ini mendapat kecaman dan bantahan dari banyak warganet Arab, termasuk aktivis Saleh Bin Baz yang menyatakan, “Tak ada satupun teks dalil bahwa IM adalah teroris, dan kita semua mengetahui bahwa Mohamed Morsi (mantan presiden Mesir) tergolong IM, apakah dia teroris? Secara umum, kamu (Abdul Latif Al-Sheikh) dan para pendukungmu bertanggungjawab di hadapan Allah Azza wa Jalla atas tuduhan ini.”

Warganet lain, Ali Surur, mencuit, “Tak masalah, tapi bagaimana dengan khutbah tentang berikut ini; mahalnya kebutuhan hidup, melambungnya harga air dan listrik serta pajak 15%, pemindahan Kedubes AS ke Quds, penolakan terhadap normalisasi dengan entitas Zionis (Israel) dan peringatan atasnya? Bukankah kita memiliki prioritas, atau ke manakah arah mata kompas?”

Pada Maret 2018, Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman menyebut IM sebagai “inkubator teroris”, dan dalam wawancara dengan stasiun TV CBS AS dia berjanji untuk “memberantas anasir IM” dari sekolah-sekolah Saudi dalam tempo secepatnya. (mm/okaz/alalam)

Baca juga:

Dewan Ulama Saudi Nyatakan Ikhwanul Muslimin Kelompok Teroris

Warganet Sebut Beberapa Pemimpin Arab “Anak-Anak Yatim Trump”

DISKUSI: