Kepala Staf Militer Israel Tuding Hizbullah Sandera Pemerintah Lebanon

0
124

TelAviv, LiputanIslam.com  Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Jenderal Aviv Kohavi menuduh Hizbullah menyendera Libanon, dan mengingatkan bahwa rudal Israel dan rudal anti-tanknya menyorot Libanon selatan.

Dikutip media Israel, Kochavi mengataka, “Libanon dan Hizbullah akan menanggung konsekuensi jika kedaulatan Israel atau warganya dilukai. Tentara Israel tidak akan tinggal diam.”

Dia mengancam akan melakukan “inisiatif proaktif” di Lebanon atau gelanggang mana pun untuk mencegah serangan.

“Kontrol Hizbullah atas Lebanon dan nasibnya akan membuatnya membayar harga berlipat, keamanan dan ekonomi,” tandasnya.

Kochavi menambahkan, “Tentara Israel mengambil inisiatif dan menyerang senjata yang mengancam Israel di setiap wilayah Timur Tengah, dan tentara Israel telah berinisiatif untuk menembak jatuh drone yang hendak digunakan Hizbullah belakangan ini.”

Sebuah surat kabar Israel Jumat lalu melaporkan bahwa Hizbullah Lebanon berpotensi melintasi perbatasan Israel dalam pertempuran dengan tentara Israel di masa mendatang.

Jenderal Yitzhak Brik, mantan kepala komite pengaduan tentara Israel, dalam sebuah artikelnya di saluran 12 Israel memandang Hizbullah dapat melintasi perbatasan dengan Israel dalam jumlah besar selama pertempuran degan Israel.

Sementara itu, komandan baru wilayah utara Israel mengatakan bahwa tugas pertamanya adalah bersiap menghadapi ribuan rudal yang dapat diluncurkan Hizbullah jika terjadi konfrontasi.

Jenderal Uri Gordin, yang pernah enjabat sebagai komandan front internal Israel, menyatakan Hizbullah dapat menembakkan 4.000 rudal per hari dalam pertempuran. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Satu Percikan Api antara Hizbullah-Israel Bisa Bakar Timteng

Mesir: Situasi di Tepi Barat Tak Terkendali, Intifada ke-3 Bisa Berkobar

DISKUSI: