Mesir: Situasi di Tepi Barat Tak Terkendali, Intifada ke-3 Bisa Berkobar

0
118

TelAviv, LiputanIslam.com  Media Israel  melaporkan para pejabat Mesir telah memperingatkan Rezim Zionis Israel agar tidak melanjutkan operasi militernya di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Saluran Kan pada Minggu malam (11/9) menyatakan, “Di Mesir, mereka khawatir tentang eskalasi di Tepi Barat dalam beberapa hari terakhir. Pejabat Mesir memperingatkan Israel bahwa situasinya mungkin di luar kendali, dan juga melontarkan kritik.”

Ketegangan terjadi antara Israel dan Mesir akibat perselisihan mengenai  desakan penghentian agresi Israel di Gaza pada dua minggu lalu.

Surat kabar Haaretz Israel  melaporkan bahwa Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah mendesak Perdana Menteri Israel Yair Lapid agar mengurangi ketegangan di Tepi Barat dan “mengendalikan tentara Israel demi  mencegah konfrontasi baru dengan Jihad Islam di Gaza.”

Saluran Kan mengkonfirmasi bahwa para pejabat Mesir yang berbicara kepada saluran tersebut “mengkritik perilaku Israel, dan percaya bahwa peningkatan aktivitas pasukan pendudukan Israel di Tepi Barat belakangan ini memberatkan Otoritas Palestina dan semakin melemahkan posisinya.”

Kan menambahkan, “Para pejabat Mesir juga memperingatkan bahwa jika situasi di Tepi Barat berlanjut, Israel akan menghadapi ledakan dan kekacauan di wilayah Palestina.”

Dan pekan lalu, media Israel melaporkan bahwa Rezim Zionis sedang bersiap untuk menggunakan drone penyerang dalam operasi militernya di Tepi Barat, yang meningkat sejak akhir Maret lalu.

Tepi Barat sedang kacau dan gejolak, dan kondisi ini oleh Israel dikhawatirkan akan berubah menjadi intifada yang dibangkitkan oleh para pemuda Palestina di bawah usia 20 tahun, menurut laporan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth belakangan ini.

Media Israel ini menyebutkan, “Apa yang telah kita saksikan dalam beberapa bulan terakhir di Tepi Barat adalah intifada jenis lain, berbeda dari intifada tahun 1980-an dan 2000, dan ditandai dengan banyak kekerasan terhadap tentara.”

Menurut media Israel, seorang pejabat militer Zionis mengatakan bahwa situasi di lapangan sangat eksplosif, dan bahwa “Israel sedang menghadapi fenomena yang mengkhawatirkan” dan menghadapi “kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi tanpa melalui para pemimpin dan organisasi.”

Media Israel, mengutip pernyataan sumber yang mengetahui pertemuan antara pejabat senior Israel dan kepala departemen Timur Tengah di Departemen Luar Negeri AS, Barbara Leaf, bahwa “AS sangat prihatin atas apa yang terjadi di Tepi Barat, dan mereka khawatir akan terjadi eskalasi.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Satu Percikan Api antara Hizbullah-Israel Bisa Bakar Timteng

Tentara Israel akan Selenggarakan Konferensi yang Melibatkan Para Petinggi Militer Arab

DISKUSI: